Rabu, 29 April 2026

Dedi Mulyadi Cek Jembatan Cirahong setelah Bebas Dugaan Pungli, 2 Jalur Lancar Berpapasan

Dedi Mulyadi mengecek kondisi Jembatan Cirahong di perbatasan Tasikmalaya-Ciamis, setelah aktivitas yang diduga pungli dihentikan.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Tribun Jabar/Ai Sani Nuraini
MELINTASI JEMBATAN CIRAHONG - Pengendara motor melintas di Jembatan Cirahong yang menghubungkan Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026). Terbaru, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengecek kondisi Jembatan Cirahong setelah aktivitas yang diduga pungutan liar (pungli) dihentikan. 

Ringkasan Berita:
  • Penyetopan Pungli: Aktivitas penjagaan di Jembatan Cirahong dihentikan setelah adanya video viral yang memperlihatkan dugaan pungli.
  • Fasilitas Baru: Pemprov Jabar telah memperbaiki lantai jembatan senilai Rp1 miliar dan segera memasang lampu serta APILL.
  • Respon Desa: Pihak desa menghentikan penjagaan warga demi menghindari polemik media sosial.

TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengecek kondisi Jembatan Cirahong yang terletak di perbatasan Kabupaten Tasikmalaya-Ciamis, setelah aktivitas yang diduga pungutan liar (pungli) dihentikan.

Beberapa waktu lalu, Jembatan Cirahong menjadi sorotan karena ada warganet yang merekam saat sejumlah pengendara menyerahkan uang kepada penjaga saat hendak melewati jembatan.

Hal itu akhirnya sampai kepada Dedi Mulyadi, sehingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memasang spanduk bertuliskan “Tidak Dipungut Biaya” pada Minggu (5/4/2026).

Terbaru, Dedi Mulyadi mendatangi Jembatan Cirahong untuk mengecek kondisi setelah para penjaga yang merupakan masyarakat sekitar tidak lagi berdiam di lokasi.

Dalam video yang ia unggah, Kamis (9/4/2026), terlihat kendaraan roda dua atau sepeda motor bisa melintas bersamaan dari dua jalur berlawanan.

Sebagai informasi, biasanya penjaga melakukan skema buka-tutup jalur agar kendaraan yang melintas hanya satu jalur dalam satu waktu.

"Jadi, dua motor berpapasan relatif lancar di Cirahong. Enggak ada masalah. Apakah perlu diatur atau tidak?" kata Dedi Mulyadi.

Baca juga: Nasib Eno Penjaga Jembatan Cirahong yang Viral Dituduh Pungli, Diminta Banting Setir

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi juga menjelaskan, Pemprov Jabar melakukan perbaikan bertahap terhadap Jembatan Cirahong.

"Kayunya menggunakan anggaran provinsi hampir Rp1 miliar. Kayunya berasal dari Sumatra berdasarkan rekomendasi PT KAI," jelas Dedi Mulyadi.

"Kemudian, sudah dipasang lampu, semula 26 (buah), saya minta pasang menjadi 30 (buah)," sambungnya.

Ke depan, kata Dedi Mulyadi, Pemprov Jabar akan melakukan pengecatan dan pemasangan lebih banyak lampu.

"Kami akan melakukan pengecatan, lagi izn ke provinsi, dan pemasangan lampu yang indah sehingga (jembatan) ini nanti menjadi sesuatu," tutur Dedi Mulyadi.

"Saya sudah telepon Direktur PT KAI, sudah oke," tutupnya.

Pemprov Jabar Siapkan APILL

Setelah aktivitas penjagaan di jembatan tersebut dihentikan, Pemprov Jabar menyiapkan solusi berupa pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) untuk mengatur arus kendaraan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melalui media sosialnya turut menyoroti persoalan tersebut melalui media sosialnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved