Bakal Bertemu Gubernur Terpilih, Bey Machmudin: Titip Sejahterakan Masyarakat Jabar.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, berencana bertemu dengan Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Kemal Setia Permana
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, berencana bertemu dengan Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi.
Bey tidak menyebutkan secara spesifik kapan dan di mana akan bertemu dengan Dedi Mulyadi.
"Rencana pasti ada, kapan mungkin kira-kira dalam waktu segera," ujar Bey, di Gedung DPRD Jabar, Senin (6/1/2025).
Saat disinggung apa yang akan dibahas dalam pertemuan nanti, Bey hanya menyebut silaturahmi biasa saja.
Baca juga: Lawan PSBS Dipikirkan Nanti, Gustavo Franca Sebut Timnya Saat Ini Fokus Pada Laga Kontra Bali United
"Silaturahmi saja, saya tidak ada apa-apa juga. Saya kan kerja, ya menyampaikan sudah kerjakan ini, silakan diteruskan. Saya rasa beliau sudah punya pengalaman,"
"Saya titipkan lebih sejahterakan masyarakat Jabar," ujar Bey.
Jabatan Bey Machmudin sebagai Pj Gubernur Jabar bakal berakhir dalam waktu dekat. Posisinya akan digantikan oleh Dedi Mulyadi yang terpilih berdasarkan hasil Pilgub Jabar 2024.
Evaluasi Pelaksanaan Nataru 2025
Dalam kesempatan itu, Bey juga memaparkan kekecewaan pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2025 yang menurutnya menyisakan banyak masalah yang harus dievaluasi.
Mulai dari pungutan liar hingga pelecahan Terhadap wisatawan asing di Jalan Braga, Kota Bandung.
Bey mengaku bakal melakukan rapat terbatas melibatkan Saber Pungli, aparat kepolisian, Satpol PP dan Inspektorat Daerah Jabar, guna menindaklanjuti sejumlah masalah yang terjadi sepanjang Nataru 2025 lalu.
"Saya mau rapatin pungli dan yang terakhir, yang cukup mengecewakan itu yang pelecehan turis Singapura," ujar Bey Machmudin, Senin (6/1/2025).
Baca juga: 3 Terduga Pelaku Pelecehan pada Turis Singapura Dilepas Polisi, Sudah Komunikasi dengan Korban
Menurutnya, pelecehan yang dilakukan sejumlah oknum di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung kepada turis perempuan asal Singapura beberapa waktu lalu telah mencoreng nama Jabar.
"Itu sangat memalukan sekali ya, saya baca bahwa ada syarat dari turis Singapura itu minta maaf ke warga Bandung, itu saya rasa cukup baik dilaksanakan," ucapnya.
Terkait adanya dorongan dari DPRD Jabar, supaya dibangun kerjasama melibatkan aparat penegak hukum untuk memberantas pungli.
Bey Machmudin mengaku pasti akan melakukannya.
Bahkan, kata dia, Pemprov Jabar berencana akan melakukan ujicoba pada libur panjang pada akhir Januari 2025 ini.
"Pasti. Kami inginnya ujicoba, kan nanti ada lagi long weekend akhir Januari. Kami ingin pungli, pelecehan itu sudah tidak ada," ucapnya. (*)
| Manut Instruksi Dedi Mulyadi, Farhan Alokasikan 7,5 Persen APBD untuk Infrastruktur |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Potong Anggaran Baju Dinas hingga Mobil Dinas demi Perluasan Halaman Gedung Sate |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi Soal Jalan Ledok di Cianjur, Senggol Bupati Alokasikan Anggaran Rekonstruksi |
|
|---|
| Hadiah Dedi Mulyadi untuk Firoos Remaja Jenius di Subang yang Bobol Sistem NASA |
|
|---|
| Permintaan Maaf Pelajar SMAN 1 Purwakarta yang Viral Ejek Guru, Kini Terancam Kena Sanksi Sosial |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dedi-Mulyadi-saat-diwawancarai-seusai-acara-silatu.jpg)