Minggu, 26 April 2026

Bakal Bertemu Gubernur Terpilih, Bey Machmudin: Titip Sejahterakan Masyarakat Jabar. 

Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, berencana bertemu dengan Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi. 

Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi. Dalam waktu dekat Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin, akan bertemu dengan Dedi Mulyadi. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, berencana bertemu dengan Gubernur Jabar terpilih, Dedi Mulyadi

Bey tidak menyebutkan secara spesifik kapan dan di mana akan bertemu dengan Dedi Mulyadi.

"Rencana pasti ada, kapan mungkin kira-kira dalam waktu segera," ujar Bey, di Gedung DPRD Jabar, Senin (6/1/2025). 

Saat disinggung apa yang akan dibahas dalam pertemuan nanti, Bey hanya menyebut silaturahmi biasa saja. 

Baca juga: Lawan PSBS Dipikirkan Nanti, Gustavo Franca Sebut Timnya Saat Ini Fokus Pada Laga Kontra Bali United

"Silaturahmi saja, saya tidak ada apa-apa juga. Saya kan kerja, ya menyampaikan sudah kerjakan ini, silakan diteruskan. Saya rasa beliau sudah punya pengalaman," 

"Saya titipkan lebih sejahterakan masyarakat Jabar," ujar Bey.

Jabatan Bey Machmudin sebagai Pj Gubernur Jabar bakal berakhir dalam waktu dekat. Posisinya akan digantikan oleh Dedi Mulyadi yang terpilih berdasarkan hasil Pilgub Jabar 2024.

Evaluasi Pelaksanaan Nataru 2025

Dalam kesempatan itu, Bey juga memaparkan kekecewaan pelaksanaan libur Natal dan Tahun Baru 2025 yang menurutnya menyisakan banyak masalah yang harus dievaluasi.

Mulai dari pungutan liar hingga pelecahan Terhadap wisatawan asing di Jalan Braga, Kota Bandung.

Bey mengaku bakal melakukan rapat terbatas melibatkan Saber Pungli, aparat kepolisian, Satpol PP dan Inspektorat Daerah Jabar, guna menindaklanjuti sejumlah masalah yang terjadi sepanjang Nataru 2025 lalu.

"Saya mau rapatin pungli dan yang terakhir, yang cukup mengecewakan itu yang pelecehan turis Singapura," ujar Bey Machmudin, Senin (6/1/2025). 

Baca juga: 3 Terduga Pelaku Pelecehan pada Turis Singapura Dilepas Polisi, Sudah Komunikasi dengan Korban

Menurutnya, pelecehan yang dilakukan sejumlah oknum di kawasan Jalan Braga, Kota Bandung kepada turis perempuan asal Singapura beberapa waktu lalu telah mencoreng nama Jabar.

"Itu sangat memalukan sekali ya, saya baca bahwa ada syarat dari turis Singapura itu minta maaf ke warga Bandung, itu saya rasa cukup baik dilaksanakan," ucapnya.

Terkait adanya dorongan dari DPRD Jabar, supaya dibangun kerjasama melibatkan aparat penegak hukum untuk memberantas pungli.

Bey Machmudin mengaku pasti akan melakukannya.

Bahkan, kata dia, Pemprov Jabar berencana akan melakukan ujicoba pada libur panjang pada akhir Januari 2025 ini.

"Pasti. Kami inginnya ujicoba, kan nanti ada lagi long weekend akhir Januari. Kami ingin pungli, pelecehan itu sudah tidak ada," ucapnya. (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved