Senin, 20 April 2026

UPDATE Polisi Bunuh Siswa SMK di Semarang, Keluarga Gamma Minta Kapolrestabes Semarang Dicopot

Gamma Rizkynata tewas ditembak mati polisi bernama Aipda Robig Zaenudin.

Editor: Ravianto
tribunjateng
Andi Prabowo ayah Gamma Rizkynata, pelajar SMKN 4 Semarang yang tewas dibunuh polisi bernama Aipda Robig Zaenudin. 

TRIBUNJABAR.ID, SEMARANG - Kasus polisi bunuh remaja SMKN 4 Semarang masih menjadi perhatian.

Kasus polisi tembak mati siswa SMKN 4 Semarang ini menyita perhatian karena ada perbedaan keterangan polisi dengan fakta di lapangan.

Seperti diketahui, Gamma Rizkynata tewas ditembak mati polisi bernama Aipda Robig Zaenudin.

Saat itu polisi menyebut kalau Gamma menyerang polisi saat mau tawuran sehingga Aipda Robig melepaskan tembakan.

Namun, rekaman CCTV berkata lain.

Gamma ternyata tak menyerang polisi dan tidak sedang tawuran.

Baca juga: Dipecat dari Polri, Aipda Robig Polisi Pembunuh Pelajar SMKN 4 Semarang Akan Ajukan Banding

Kini, Keluarga Gamma Rizkynata mengancam akan melaporkan Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, ke Propam Mabes Polri. 

Kuasa hukum keluarga Gamma, Zaenal Abidin Petir, menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada tanda-tanda evaluasi terhadap Kapolrestabes Semarang.

Terduga pelaku penembakan siswa SMK Aipda Robig Zainudin (tengah) digiring petugas memasuki ruang sidang kode etik kasus tersebut di Mapolda Polda Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/12/2024). Sidang kode etik tersebut beragenda pembacaan putusan terkait tindakan berlebihan atau excessive action yang diduga dilakukan Aipda Robig Zainudin dengan menembak mati korban Gamma Rizkynata Oktafandy (16) pada Minggu (24/11/2024) dini hari.
Terduga pelaku penembakan siswa SMK Aipda Robig Zainudin (tengah) digiring petugas memasuki ruang sidang kode etik kasus tersebut di Mapolda Polda Jateng, Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/12/2024). Sidang kode etik tersebut beragenda pembacaan putusan terkait tindakan berlebihan atau excessive action yang diduga dilakukan Aipda Robig Zainudin dengan menembak mati korban Gamma Rizkynata Oktafandy (16) pada Minggu (24/11/2024) dini hari. (Via Kompas.com)

"Dalam waktu seminggu ini belum ada respons dari Kapolri. Akan kami laporkan ke Propam Mabes Polri," kata Zaenal saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Tengah, Selasa (17/12/2024).

Zaenal menegaskan bahwa Kapolrestabes Semarang seharusnya bertanggung jawab terkait kasus penembakan yang menimpa Aipda Robig terhadap Gamma, seorang pelajar SMKN 4 Semarang, beberapa waktu lalu.

Ia juga menyoroti adanya perbedaan kronologi yang disampaikan oleh Kapolrestabes Semarang dan Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Aris Supriyono, mengenai insiden tersebut.

"Kapolrestabes Semarang copot, saya tidak akan kendur," tegas Zaenal.

Copot agar Pengungkapan Kasus jadi Jelas

Lebih lanjut, Zaenal meminta Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mencopot Kapolrestabes Semarang agar kasus penembakan terhadap tiga siswa SMK 4 Semarang dapat diungkap dengan jelas.

"Copot dulu Kapolrestabes Semarang biar lebih terbuka duduk permasalahan meninggalnya Gamma.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved