Satu Keluarga Dievakuasi Imbas Kebakaran Ban Bekas di Mande Cianjur, Khawatir Terjangkit ISPA
Satu keluarga terdiri dari empat jiwa tersebut diungsikan karena dikhawatirkan terkena Insfeksi Saluran Pernapasan (Ispa) imbas dari polusi kebakaran
Penulis: Fauzi Noviandi | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar Kabupaten Cianjur, Fauzi Noviandi.
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Satu Keluarga di Kampung Citespong, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, yang berdekatan dengan lokasi kebakaran tempat penyimpanan ban bekas terpaksa evakuasi.
Satu keluarga terdiri dari empat jiwa tersebut diungsikan karena dikhawatirkan terkena Insfeksi Saluran Pernapasan (Ispa) imbas dari polusi kebakaran ban bekas diwilayah tersebut.
Kepala Puskesmas Mande Euis Ratna Juwita mengungkapkan, warga yang tinggal berdekatan dengan lokasi kebakaran ban bekas telah evakusi ke lokasi lebih aman karena kepulan asap yang cukup pekat serta bau menyengat.
Baca juga: Damkar Cianjur Terpaksa Turunkan Alat Berat untuk Tangani Kebakaran Ban Bekas di Mande
"Mereka kita evakuasia karena khawatir terjangkit gejala Ispa, karena asap dari kebakaran cukup menyengat," katanya pada wartawan, Selasa (17/12/2024).
Hingga sejauh ini lanjut dia, pasca terjadinya kebakran tersebut tidak ada dampak kepada masyarakat, dan tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian tersebut.
"Setelah dilakukan penganan dari pihak Damkar Cianjur kini kondisi sudah mulai membaik, tapi warga masih khawatir asap dari sisa kebakaran tersebut masih ada," ucapnya.
Sementara itu Kepala Desa Jamali Cece Rusmana mengatakan, pasca terjadinya kebakaran di tempat penyimpanan ban bekas ada satu keluarga yang terpaksa dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
"Dari satu keluarga itu ada empat jiwa yang kami evakuasi, karena rumahnya cukup terdampak asap kebakaran ban bekas tersebut, meski posisi rumah warga itu tak terlalu dekat," katanya.
Cece mengatakan, empat jiwa tersebut saat ini sudah kembali ke rumahnya, setelah kobaran api dapat dikendalikan petugas pemadam kebakaran. Meskipun asap di lokasi kejadian masih ada.
Baca juga: Kebakaran Tempat Penyimpanan Ban Bekas di Cianjur, Pemadaman Hampir 10 Jam, Kerugian Capai Rp 1 M
"Kami telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur dan Puskesmas setempat untuk memastikan kesehatan warga disekitar. Bahkan pihak perusahaan yang menyimpan ban bekas itu, dan mereka siap untuk bertanggungjawab apabila ada warga yang terkena dampak," ucapnya.
| Kebakaran Hebat di Sukamulya Purwakarta, 3 Bangunan Ruko Ludes |
|
|---|
| Kebakaran Hebat di Cimanggung Sumedang dari Lilin saat Mati Lampu, 1 Tewas 1 Luka Bakar |
|
|---|
| Kebakaran Hanguskan 2 Rumah di Cimanggung Sumedang, Seorang Nenek Tewas |
|
|---|
| 2 Bus Rongsok Hangus akibat Kebakaran Hebat di Cirebon, Api Diduga dari Percikan Gerinda |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Pastikan Penyesuaian Aturan Baru dalam Rapat Harmonisasi Raperda Kabupaten Cianjur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Kepala-Puskesmas-Mande-Euis-Ratna-Juwitas.jpg)