Dosen Polindra Kembangan Aplikasi Sipeter Bantu Administrasi Pelayanan Kesehatan Puskesmas Cantigi
Puskesmas Cantigi di Kabupaten Indramayu mulai menggunakan teknologi informasi untuk administrasi pelayanan kesehatan buatan dosen Polindra
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mega Nugraha
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Puskesmas Cantigi di Kabupaten Indramayu mulai menggunakan teknologi informasi untuk administrasi pelayanan kesehatan. Mereka menggunakan aplikasi sistem pencatatan dan pelaporan terpadu atau Sipeter.
Aplikasi tersebut dirancang oleh Dosen Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang diketuai oleh Yaqutina Marjani Santosa dan beranggotakan Nur Budi Nugraha serta Alifia Puspaningrum.
Aplikasi itu dirancang lewat program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) kampus Polindra, yang berangkat dari masalah keluhan puskesmas, terutama soal pencatatan berkas dan pelaporan yang masih menggunakan catatan manual.
Kondisi itu membuat proses pencatatan di Puskesmas Cantigi membutuhkan waktu lama dan sering terjadi perbedaan data yang tersedia.
Kendala lainnya, akses data untuk setiap unit sulit dilakukan karena data yang tersedia menyebar di berbagai bidang dan belum adanya sistem yang terintegrasi.
“Hal ini berdampak pada sulitnya untuk memantau dan mengevaluasi data kesehatan pasien dengan cepat,” ujar Ketua kelompok dosen, Yaqutina Marjani Santosa kepada Tribuncirebon.com, Senin (9/12/2024).
Dosen lainnya, Nur Budi Nugraha menyampaikan, Polindra merupakan lembaga perguruan tinggi vokasi yang ada di Indramayu.
Beradaptasi dengan perubahan zaman, Polindra ingin mendorong agar Puskesmas Cantigi yang ada di daerah pedesaan bisa melek teknologi.
Budi menyampaikan, dalam pembuatan aplikasi Sipeter, pihaknya mendesain aplikasi dengan sederhana agar dapat dipahami petugas Puskesmas.
Aplikasi ini juga dibuat terintegrasi dari masing-masing bidang di puskesmas. Petugas tinggal memasukan data laporan dari penanganan pasien yang dilakukan.
“Kepala puskesmas diberi akses untuk melakukan monitoring dari hasil pelaporan masing-masing bidang yang dilaporkan lewat sistem aplikasi,” ujar dia.
Alifia Puspaningrum, dosen Polindra lainnya yang ikut terlibat pembuatan aplikasi menambahkan, aplikasi Sipiter ini memiliki tujuan utama untuk mengefisiensikan administrasi puskesmas.
Baca juga: Kiat Cegah ISPA Saat Musim Pancaroba, Agar Kesehatan Anak Terjaga
Termasuk untuk peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang berobat, serta membuat pelaporan yang ada di puskesmas bisa lebih cepat dan akurat.
“Kami berharap aplikasi Sipeter ini bisa menjawab permasalahan yang dihadapi Puskesmas Cantigi,” ujar dia.
| Bupati Lucky Hakim Berharap KDKMP Mampu Dongkrak Perekonomian Warga Desa di Indramayu |
|
|---|
| Persib Bandung Kalahkan PSM, Viking Indramayu Sebut Berpeluang Cetak Sejarah Baru |
|
|---|
| Momen Unik Bupati Lucky Hakim Pikul Berokan di Napak Tilas Padjadjaran |
|
|---|
| Polda Jabar Panen Raya Jagung Kuartal II 2026, Lepas 60 Ton ke Bulog |
|
|---|
| Indramayu Bebas Sampah, Lucky Hakim Beri Dukungan Penuh untuk Sungai Watch! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Cantigi-h.jpg)