Minggu, 17 Mei 2026

Media Vietnam Sindir Indonesia, Tak Pernah Juara Tapi Turunkan Pemain Muda di Piala ASEAN

Namun keputusan Indonesia untuk menurunkan para pemain muda di Piala ASEAN 2024 mengundang cibiran dari media asing, terutama Vietnam.

Tayang:
Istimewa
Hasil Drawing ASEAN Cup 2024, Timnas Indonesia gabung grup B dengan Vietnam (YouTube ASEAN United FC). 

TRIBUNJABAR.ID - PSSI sepertinya tidak lagi fokus mengejar target di Piala ASEAN 2024.

Hal ini terlihat dengan keputusan PSSI yang hanya menurunkan para pemain muda di turnamen yang mulai digelar pada 8 Desember 2024.

Alasannya bukan lain bahwa tim senior sedang fokus di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang kini sudah memasuki putaran ketiga.

Namun keputusan Indonesia untuk menurunkan para pemain muda di Piala ASEAN 2024 mengundang cibiran dari media asing, terutama Vietnam.

Beberapa pihak menilai langkah ini menunjukkan bahwa skuad Garuda tidak lagi memprioritaskan turnamen yang dianggap sebagai level ASEAN tersebut.

Baca juga: Vietnam Beneran Serius Hadapi Piala ASEAN 2024, Uji Coba Lawan 3 Tim Korsel, Bagaimana Timnas?

Media Vietnam, Soha.vn, secara terang-terangan menunjukkan ketidaksukaan dan menyindir keputusan Indonesia.

“Sepertinya setelah hasil impresif di kualifikasi Piala Dunia 2026, sikap Indonesia terhadap Piala AFF 2024 telah berubah meski mereka tak pernah menjuarai turnamen ini,” tulis Soha.vn.

Kritik tersebut muncul karena mayoritas tim lain di Piala AFF, seperti Thailand dan Vietnam, menurunkan pemain seniornya.

Sementara Indonesia memilih untuk mengutamakan pemain muda sebagai bagian dari program regenerasi.

Menanggapi kritik tersebut, Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menjelaskan bahwa keputusan menurunkan pemain U-22 bukanlah langkah asal-asalan.

“Ya jadi begini, masing-masing federasi kan punya target."

"Satu masing-masing federasi itu mempunyai rencana, masing-masing federasi itu pasti ada program jangka panjang yang harus dijalankan sehingga semua pasti menyesuaikan dengan apa yang sudah direncanakan jauh-jauh hari dari federasi,” kata Sumardji, Jumat (29/11/2024).

Baca juga: Dibalut Canda, Bojan Hodak Langsung Todong Asnawi Mangkualam: Kapan akan Gabung Persib?

Sumardji menegaskan bahwa keputusan ini diambil melalui diskusi bersama antara pengurus PSSI dan pelatih kepala Shin Tae-yong. 

Fokus utamanya adalah regenerasi pemain untuk persiapan turnamen lain seperti SEA Games 2025, sekaligus menjaga konsistensi program jangka panjang federasi.

Alasan lain Indonesia tidak menurunkan pemain senior adalah Piala AFF tidak masuk dalam kalender resmi FIFA. 

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved