Senin, 27 April 2026

Kemendag RI Bahas Strategi Bisnis dengan Perusahaan Direct Selling Berskala Global

Pertemuan itu membahas terkait strategi penjualan langsung QNET yang terus eksis selama lebih seperempat abad di tengah gempuran perkembangan bisnis

istimewa
Kementerian Perdagangan RI bertemu dengan perusahaan direct selling berskala global dan asosiasi perusahaan penjualan langsung Indonesia atau AP2LI, serta atase perdagangan RI di Kuala Lumpur. Pertemuan itu membahas terkait strategi penjualan langsung QNET yang terus eksis selama lebih seperempat abad di tengah gempuran perkembangan bisnis e-commerce yang pesat seiring kemajuan teknologi. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kementerian Perdagangan RI bertemu dengan perusahaan direct selling berskala global dan asosiasi perusahaan penjualan langsung Indonesia atau AP2LI, serta atase perdagangan RI di Kuala Lumpur.

Pertemuan itu membahas terkait strategi penjualan langsung QNET yang terus eksis selama lebih seperempat abad di tengah gempuran perkembangan bisnis e-commerce yang pesat seiring kemajuan teknologi.

Chief of Regional Officer QNET, Pusphalatha Balan menyampaikan bahwa pihaknya sudah beroperasi selama 26 tahun dan sangat menikmati perjalanan serta perkembangan sampai saat ini di mana sudah hadir di lebih 100 negara.

"Kami menjadi menjadi salah satu perusahaan penjualan langsung yang sangat peka terhadap perkembangan teknologi, khususnya ecommerce," ujarnya, Jumat (29/11/2024).

Sejak lebih dari 25 tahun, lanjutnya, mereka telah menggunakan teknologi perdagangan elektronik/e-commerce dalam mendukung operasional.

Saat itu, menjadi perusahaan penjualan langsung pertama yang menerapkan e-commerce secara global sebagai cara para anggota untuk melakukan transaksi, sehingga kendala waktu dan ruang dapat dipecahkan. 

"Tentu saja keamanan dan kenyamanan bertransaksi menjadi pertimbangan yang utama," ujarnya.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Penjualan Langsung Indonesia (AP2LI), Andrew Susanto mengakui jika perkembangan bisnis penjualan langsung di Malaysia masih lebih unggul dibanding Indonesia.

"Itu terlihat baik dari segi jumlah perusahaan maupun perputaran omset penjualan yang kemungkinan dipengaruhi dari adaptasi cepat terhadap teknologi dan perkembangan ecommerce di sana," katanya.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved