Senin, 18 Mei 2026

AKBP Hadi Syafriadin Gadik SPN Polda Jabar Maksimalkan Platform E-Learning Mengajar Calon Polisi

Paradigma police 4.0 jadi program prioritas Kapolri untuk menjadikan SDM Polri yang unggul. AKBP Hadi Syafriadin.

Tayang:
Editor: Mega Nugraha
Syafriadin
Tenaga Pendidik SPN Polda Jabar AKBP Hadi Syafriadin 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Paradigma police 4.0 jadi program prioritas Kapolri untuk menjadikan SDM Polri yang unggul dan beradaptasi di tengah revolusi Industri 4.0 yang identik dengan kemajuan teknologi dan informasi untuk melayani masyarakat.

Hal itu meniscayakan transformasi digital, yang harus dimaknai tidak hanya tentang memperkenalkan teknologi baru, namun juga untuk mengubah cara berpikir dan belajar. 

 AKBP Hadi Syafriadin,SIK lulusan AKPOL tahun 1994, menerangkan tentang kemanfaatan implementasi platform e-learning pada sistem pembelajaran dapat membawa perubahan signifikan dalam pembentukan anggota Polri yang modern di SPN.

Baca juga: Kemendag RI Bahas Strategi Bisnis dengan Perusahaan Direct Selling Berskala Global

“Sistem itu dengan pendekatan yang interaktif dan fleksibel, sehingga dapat mencetak polisi masa depan yang responsive dan adaptif terhadap tantangan zaman,” kata AKBP Hadi, yang juga sebagai project leader dan sebagai peserta didik Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II  Angkatan XXXI tahun 2024.   

Ia menerangkan,  proyek perubahan ini dibuat sebagai salah satu syarat untuk meyelesaikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional TK.II Angkatan XXXI dengan judul Upaya Peningkatan Sistem Informasi Pendidikan dan Latihan (sipl) melalui Penguatan Platform E-learning pada command center SPN Polda Jabar.

Dalam kegiatan ini, proyek tersebut diimplementasikan di SPN Polda Jabar dengan pencapaian target selama 60 hari untuk jangka pendek, 6 bulan untuk jangka menengah dan 1 tahun untuk jangka Panjang.

“”Kenapa di SPN Polda Jabar, karena sebagai tenaga pendidik  kepolisian muda tingkat 1 di SPN Polda Jabar yang punya tugas pokok untuk memberikan pendidikan pengajaran mengevaluasi hasil belajar terhadap siswa didik,” katanya.

Dalam proyek perubahannya itu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan pembentukan brigadir- polisi di SPN Polda Jabar, perlu melaksanakan transformasi digital pada Sistem Informasi Pendidikan dan Latihan (SIPL) melalui penerapan platform e-learning berupa Interactive learning system (ILS) https://elearning-mybrigadir.web.id.

Hal itu ditargetkan bisa meningkatkan aksesibilitas dengan e-learning yang memungkinkan para siswa mengakses materi pembelajaran kapan saja dan di mana saja. 

“Sehingga, bisa memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam proses belajar. Dalam hal aspek kemanfaatan  teknologi digital,  dengan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik dapat meningkatkan pemahaman dan retensi materi,” katanya.

Menurutnya, dari segi efisiensi dan efektivitas, metode e-learning dapat mengurangi kebutuhan sumber daya fisik seperti ruang kelas dan materi cetak, serta memungkinkan pembaruan konten yang lebih cepat dan efisien.

“Dalam pengembangan kompetensi digital, digelar untuk mempersiapkan siswa untuk dunia yang semakin digital dengan memperkenalkan dan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran mereka,” ucap Hadi.

Sistem Pengajaran yang lebih adaptif dan personal disertai  dengan data analitik dari e learning, menurut dia, bisa membuat instruktur atau pendidik dapat menyesuaikan pola pengajaran sesuai kebutuhan individu siswa.
“Kemudian untuk peningkatan hasil akademik, diharapkan metode pembelajaran yang lebih menarik dan fleksibel akan menghasilkan peningkatan dalam prestasi akademik siswa,” ucapnya. 

Di sisi lain, platform e-learning itu juga berimpilikasi pada efisiensi biaya operasional berupa penggunaan bahan cetak (paperless)dan optimalisasi penggunaan waktu pengajaran (efektif)

“Hasil yang ingin dicapai dari implementasi ini, adanya peningkatan keterampilan digital bagi siswa akan lebih mahir dalam menggunakan teknologi, yang merupakan keterampilan penting dalam dunia kerja modern,” ucap dia.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved