Tips dari Ahli: Cara Memilih Ikan Segar dan Menjaga Kualitasnya
Ikan segar memiliki aroma khas laut yang alami, tidak amis. Bau busuk atau asam menunjukkan ikan sudah rusak.
Perairan dengan kandungan organik tinggi, seperti alga hijau biru (Cyanophyta) dan mikroorganisme seperti Streptomyces sp. atau Actinomyces, dapat menghasilkan senyawa kimia Geosmin dan 2-methylisoborneol (MIB).
“Geosmin membuat ikan berbau lumpur, sementara MIB memberikan rasa apak,” ungkap Aisyah.
Karena itu, penting untuk memastikan asal ikan sebelum membeli untuk mengidentifikasi kualitas air tempat ikan dibudidayakan.
Menjaga Kualitas Ikan dengan Teknologi Modern
Selain memastikan ikan segar, teknologi penyimpanan modern seperti pembekuan cepat dan penyimpanan vakum membantu memperpanjang masa simpan ikan tanpa mengurangi kualitasnya.
Teknologi ini tidak hanya bermanfaat bagi konsumen, tetapi juga membantu nelayan dan pedagang meningkatkan daya jual produk mereka.
Dengan memperhatikan kualitas ikan sejak pembelian hingga penyimpanan, konsumen tidak hanya mendapatkan ikan segar dan lezat, tetapi juga turut mendukung keberlanjutan perekonomian sektor perikanan.
Pendidikan konsumen tentang cara memilih ikan berkualitas sangat penting untuk mendukung rantai pasok yang lebih baik.
| Ikan Mati Massal di Leuweung Sereuh Karawang, Perumdam Pastikan Kualitas Air Baku Masih Normal |
|
|---|
| Bukan Cuma Limbah, Aktivitas Buka Tutup Pintu Air Diduga Picu Ribuan Ikan Mati di Karawang |
|
|---|
| Ikan Mati Massal di Leuweung Seureuh Karawang Bikin Warga Resah, Penyebabnya Masih Diteliti |
|
|---|
| Pejabat Minta Warga Jangan Konsumsi Ikan Mati Mengambang di Karawang, Sampel Lagi Diteliti |
|
|---|
| Ribuan Ikan Mati Mengambang di Tanggul Johar Karawang, Warga Curiga Akibat Limbah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-ikan-segar.jpg)