Jumat, 17 April 2026

Pilwalkot Bandung 2024

Farhan Erwin Jamin Warga Kota Bandung Miliki Ijazah SMA

Farhan dan Erwin hanya berorasi 30 menit dengan menjamin warga Kota Bandung seluruhnya memiliki izajah SMA.

Penulis: Tiah SM | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
istimewa
Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Bandung Farhan-Erwin dalam kegiatan kampanye di Tegallega Bandung 

Laporan Wartawan TribunJabar.id Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID , BANDUNG - Festival UHA digelar di Lapangan Tegallega, Sabtu (15/11). Ribuan pendukung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Bandung nomor urut 3, M Farhan dan Erwin menjadi rebutan foto bareng. 

Sejumlah penyanyi mulai dari Sundanis, Pas Band, Dewi Gita, Ghea Youbi, Kuburan hingga Setia Band feat Ilham menghibur warga. Suasana riuh jadi adem ketika hadir Ustaz Evie Effendie, Ustad Erick Yusuf bersolawat diikuti semua yang hadir

Farhan dan Erwin hanya berorasi 30 menit dengan menjamin warga Kota Bandung seluruhnya memiliki izajah SMA.

"Bagi yang belum punya bisa menempuh ujian paket C dan ijazah yang ditahan akan diteruskan," ujar Farhan.

Farhan mengatakan, target tahun 2029, semua Warga Kota Bandung sudah memenuhi 12 tahun wajib belajar dan mempersiapkan diri sesuai dengan arahan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah agar mempersiapkan untuk wajib belajar 13 tahun.

Sementara Calon Wakil Wali Kota Bandung Erwin untuk mewujudkan wajib belajar 12 tahun maka langkah-langkah persiapan akan dimulai dari sekarang, dengan melakukan kerja sama dengan para penyelenggara SMA swasta, penyelenggara PKBM, dan DPRD

"Ini untuk memastikan bahwa semua warga Bandung yang ijazahnya ditahan di sekolah bersama-sama DPRD kita akan bebaskan," ungkapnya.

Kasus penahanan ijazah yang ditahan ini, kata Erwin, cujup banyak. "Insya Allah kami bakal bereskan semua. Ijazah tidak akan ada lagi yang ditahan," ujarnya.

Usai kampanye Farhan dan Erwin memberikan keterangan kepada wartawan bahwa kampanye digelar di Lapangan Tegallega karena memiliki sejarah. 

"Tegallega memiliki sejarah Bandung Lautan Api, dan saya ingin menata Tegallega agar kembali menjadi salah satu episentrum pertumbuhan dan peradaban Kota Bandung," ujar Farhan.

Konsep Tegallega, ungkapnya, ruang publik yang diisi dengan berbagai macam kegiatan mulai dari olahraga, seni, budaya perdagangan dan juga keagamaan. 

Disinggung soal pungli yang kerap berhembus di Tegallega, Farhan mengatakan pungutan liar harus diberantas.

"Ya, pungli mah di mana-mana harus diberantas, tidak hanya di Tegalega tuh," ujarnya. (tiah sm)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved