Curhat Pekerja di IKN Asal Sukabumi, Upah Dikorting dari yang Dijanjikan, Kini Lemas Terserang DBD
Muhibah kini dilema apakah ia akan melanjutkan kerja di IKN atau pulang ke Sukabumi mengingat upahnya untuk anak dan istri habis untuk biaya RS.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Cerita pilu dialami pekerja konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN) asal Sukabumi, Jawa Barat, bernama Muhibah (49).
Muhibah kini terbaring lemas karena terserang demam berdarah dengue (DBD) di RSUD Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Selama dirawat, Muhibah ditemani oleh keponakannya bernama Fajri, yang juga mengadu nasib di IKN.
"Baru dua hari saya mendapat perawatan di RSUD Sepaku," kata Muhibah, Senin (4/11/2024), dikutip dari TribunKaltim.com.
Sebelum dirawat, kata Muhibah, dirinya mengalami demam tinggi dan kondisi tubuh yang lemas.
Dia pun sempat mencoba bertahan dan istirahat di mess pekerja.
"Lantaran tak sanggup lagi, akhirnya dirawat di sini," kata Muhibah.
Selain itu, Muhibah juga merasa pinggangnya kerap terasa sakit.
Baca juga: Dinkes Jabar Waspadai Peningkatan Kasus DBD pada Masa Pancaroba, Imbau Masyarakat Lakukan Hal Ini
Kemudian, perutnya juga seolah tidak mau menerima asupan makanan.
"Saya sudah mencoba untuk memaksa makan agar tetap sehat. Namun ketika masuk sedikit saja langsung muntah. Badan saya terasa benar-benar lemas," kata Muhibah.
Ia mengatakan, ini menjadi pengalaman pertama baginya terserang demam berdarah.
Dia pun kini mengalami dilema untuk melanjutkan sisa kontraknya selama enam bulan di IKN atau pulang ke Sukabumi.
Muhibah juga mengatakan, selama bera di rumah sakit, dia harus membeli makanan sendiri untuk dirinya dan keponakannya.
"Bagaimana tidak, selama dirawat saya harus beli makanan sendiri," kata Muhibah.
"Bukan hanya untuk Fajri yang menunggu saya, tetapi makanan untuk saya sebagai pasien juga harus beli sendiri," imbuhnya.
| Jembatan Linggamanik Sukabumi Ambruk akibat Banjir, Warga Harus Memutar Sejauh 2 Km |
|
|---|
| Longsor di Jalur Kereta Api Bikin Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan, Penyangga Rel Jadi Tak Stabil |
|
|---|
| Ada Gogosan di Jalur Rel, Perjalanan Kereta Api Sukabumi-Cianjur dan Sebaliknya Dibatalkan |
|
|---|
| Respons Dedi Mulyadi soal Warga Nyalindung Sukabumi Swadaya Perbaiki Jalan: Sudah Dianggarkan |
|
|---|
| BREAKING NEWS: Tebing Tinggi Ambrol Hantam Perumahan Warga di Sukabumi, 1 Orang Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Muhibah-49-salah-satu-pekerja-IKN.jpg)