Petani Kapulaga di Pangandaran Senang karena Panen, Tapi Sayang Harganya Turun
Petani kabupaga di Pangandaran, Jawa Barat, semringah karena datang waktu panen raya.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Petani kabupaga di Pangandaran, Jawa Barat, semringah karena datang waktu panen raya. Sekian lama dinanti, akhirnya petani kebun bisa menikmati hasil yang ditanamnya.
Panen dilakukan sejumlah petani kebun di Desa Ciparakan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (2/11/2024).
Sejumlah warga yang berada di perbatasan dengan Kecamatan Padaherang ini terlihat disibukkan dengan kegiatan panen kapulaga.
Setelah memetik kapulaga dari pohonnya, mereka terlihat berduyun-duyung memikul karung atau kantong besar yang berisi kapulaga.
Sesampainya di halaman rumah, mereka yang didominasi ibu-ibu gotong royong memisahkan butiran kapulaga dari batangnya.
Ada juga warga yang memisahkan butiran kapulaga dari serpihan batang dengan cara ditampi dengan alat tampi yang masih tradisional.
Baca juga: Pasangan Syakur-Putri Dapat Dukungan dari Petani Kapulaga pada Pilkada Garut 2024
Meskipun harganya tidak memuaskan, petani kapulaga ini terlihat sabar dan semangat untuk mendapatkan cuan.
Seorang ibu warga setempat, Sarmah (4,5) mengatakan, panen kapulaga ini memang yang dinanti-nanti petani kebun di daerahnya.
"Harganya murah, tapi kalau kapulaganya banyak, ya lumayan bisa untuk membantu ekonomi sehari-hari," ujar Sarmah saat berbincang bincang dengan Tribun Jabar di halaman rumahnya, Sabtu sore.
Baca juga: Zulkifli Hasan Panen Raya di Sang Hyang Seri Subang, Optimistis Swasembada Pangan Tercapai
Untuk kapulaga basah, jika dijual ke bakul harganya Rp 12 ribu per kilogram. Kalau kapulaga yang sudah kering harganya Rp 70 ribu per kilogram.
"Harga kapulaga segitu terhitung murah karena lagi panen. Biasanya, kapulaga basah saja bisa lebih Rp 25 ribu per kilogram. Kalau lagi panen, murah," katanya.
Seorang bakul rempah-rempah di lingkungan setempat, Tardi (46), menyampaikan, harga kapulaga sekarang ini sedang turun.
"Banyak petani yang panen, banyak stok barang kapulaga. Ya, mudah-mudahan nanti banyak juga permintaan kapulaga untuk dijual," ucap Tardi. (*)
| Hari Kartini, Citra Pitriyami Berharap Sepak Terjangnya di Dunia Politik Semangati Kaum Perempuan |
|
|---|
| Sampah Kiriman Membanjiri Pantai Timur Pangandaran, Operasional Wisata Ikut Terganggu |
|
|---|
| Disdikpora Pangandaran Usulkan Revitalisasi 100-an Bangunan SD dan SMP |
|
|---|
| Sejumlah SPPG di Pangandaran Kembali Terancam Ditutup, Satgas MBG Ungkap Penyebab Utamanya |
|
|---|
| Rusak 10 Tahun, Warga Cor 216 Meter Jalan di Kawarasan Pangandaran Secara Swadaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Seorang-ibu-ibu-di-Pangandaran-Jawa-Barat-memisahkan-kapulaga-dari-serpihan-batang.jpg)