Waspada! Dalih Pengobatan Gratis, Sindikat Curi Emas Lansia Tertangkap Usai Aksi di 8 Kota
Kelima tersangka ditangkap usai melakukan aksi di Desa Pelayangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/10/2024) lalu.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Satreskrim Polresta Cirebon berhasil menangkap sindikat pencurian perhiasan dengan modus mengaku sebagai petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) yang menawarkan pengobatan gratis.
Kelima tersangka ditangkap usai melakukan aksi di Desa Pelayangan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa (8/10/2024) lalu.
Kasat Reskrim Polresta Cirebon, Kompol Siswo De Cuellar Tarigan, mengungkapkan para pelaku melakukan aksi pencurian serupa di delapan kota lintas provinsi, termasuk Indramayu, Brebes, Tegal, Semarang hingga ke wilayah provinsi Jawa Timur.
Modus yang digunakan adalah berpura-pura menjadi petugas medis yang menawarkan pengobatan gratis kepada lansia.
“Sejak kejadian pencurian itu terjadi, Satreskrim Polresta Cirebon bekerjasama dengan unit Reskrim Polsek Gebang melakukan serangkaian penyelidikan."
"Dari penyelidikan, kami mengumpulkan berbagai alat bukti. Kemudian kami juga berhasil mengidentifikasi para pelaku dan kami mencari keberadaan pelaku,” ujar Kompol Siswo dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jumat (18/10/2024).
Menurutnya, tim gabungan menangkap para pelaku di dua lokasi, yaitu di sekitar Bekasi dan di Pelabuhan Merak ketika dua orang pelaku hendak melarikan diri ke Lampung.
“Modus operandinya, berdasarkan keterangan para pelaku, mereka ini berpura-pura menjadi petugas Dinkes mencari korban dengan menawarkan pengobatan gratis."
"Rata-rata sasaran dari pelaku adalah emas yang digunakan oleh korban,” ucapnya.
Siswo juga menambahkan, para pelaku telah berbagi peran dalam aksinya.
“Kalau unsur hipnotis, kami belum menemukan unsur itu, tapi di situ para pelaku sudah berbagi peran, ada yang berpura-pura memijat kaki korban, mengalihkan perhatiannya sembari menyampaikan kalau hendak dipijat harus dicopot terlebih dahulu perhiasannya."
"Pada saat itu, tanpa sadar perhiasan korban sudah diambil para pelaku,” jelas dia.
Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, yang memimpin konferensi pers mengungkapkan, kelima pelaku yang ditangkap adalah AS alias AH, DF alias I, KP, DI dan NA.
Mereka berasal dari berbagai daerah seperti Bekasi, Jakarta Utara dan Bandung Barat.
Dalam pantauan di Mapolresta Cirebon, para pelaku dihadirkan dengan mengenakan pakaian tahanan berwarna oranye.
| Kemenkum Jabar Dorong Optimalisasi Tata Kelola Zakat Melalui Harmonisasi Raperwal Kota Cirebon |
|
|---|
| Detik-detik Kecelakaan Maut yang Tewaskan Pelajar Depan SMPN 12 Cirebon, Pengendara Terpental |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Pastikan Kepastian Hukum, Raperwal BAZNAS Kota Cirebon Harus Disusun Baru |
|
|---|
| Kasus Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Kota Cirebon Seret Istri Kuwu, Kasus Ditangani Polisi |
|
|---|
| Edi Siswoyo Resmi Dilantik Jadi Pj Sekda Kota Cirebon, Langsung Ditugasi Tingkatkan PAD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Para-pelaku-pencurian-dengan-modus-mengaku-sebagai-petugas.jpg)