Smelter Milik PT Freeport Indonesia di Gresik Terbakar, Belum Setahun Diresmikan

Kebakaran melanda smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik, Jawa Timur.

Editor: Giri
TribunJatim.com/Willy Abraham
Mobil pemadam kebakaran dari Kota Surabaya tiba di KEK JIIPE Gresik, Jawa Timur, Senin (14/10/2024) pukul 20.21 WIB. 

TRIBUNJABAR.ID, GRESIK - Kebakaran melanda smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik, Jawa Timur.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/10/2024), sekitar pukul 17.45. 

Bau amoniak juga tercium di dekat lokasi kejadian.

Sebelumnya juga terdengar ada ledakan.

VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, membenarkan telah terjadi kebakaran di pabrik asam sulfat smelter PTFI.

"Tim tanggap darurat PTFI bergerak cepat menangani dan sedang berusaha memadamkan api tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Keselamatan para karyawan merupakan prioritas kami," ujar Katri Krisnati. 

Sekitar tujuh mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik diresmikan Menko Perekonomian Airlangga Hartato dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadia serta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, Kamis (27/7/2024).

Baca juga: Cagub Maluku Utara Tewas dalam Ledakan Speedboat, PKB Desak Polisi Segera Usut Penyebab Kebakaran

Tony mengatakan, proses pembangunan smelter memakan waktu sekitar 30 bulan, termasuk dua tahun saat pandemi, dan beroperasi sesuai jadwal.

Smelter Freeport di Gresik, kata Tony Wenas, merupakan smelter single line terbesar di dunia.

Smelter ini diharapkan mampu memproses bahan baku dari tambang Freeport di Timika, Papua, yang diangkut dengan kapal ke Gresik sebanyak 600 ribu sampai 650 ribu ton katoda tembaga per tahun.

“Smelter diharapkan mampu menghasilkan 50-60 ton emas dan 220 ribu ton emas per tahun,” kata Tony Wenas.

Baca juga: Firasat Istri Benny Laos Sebelum Cagub Malut Tewas Akibat Speedboat Kebakaran, Postingan Disorot

Menko Perekonomian Airlangga Hartato yang hadir menambahkan, KEK Gresik merupakan satu dari 22 KEK di Indonesia.

“Semoga smelter ini makin meningkatkan pertumbuhan ekonomi Gresik,” katanya.

Keberadaan Smelter PT Freeport Indonesia harus memberikan multiplier effect. Gus Yani, sapaan akrabnya menginginkan agar sektor UMKM, perikanan, dan pertanian di Kabupaten Gresik bisa dimanfaatkan. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul BREAKING NEWS : Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik TERBAKAR, Terdengar Suara Ledakan Keras

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved