Inaba Gelar Wisuda 2024, 444 Lulusan Dibekali Kompetensi Agar Siap Jawab Tantangan Industri
Para mahasiswa yang dikukuhkan telah mendapatkan pendidikan pelatihan di dunia kampus
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Indonesia Membangun (Inaba) melepas sebanyak 444 lulusan yang tersebar dari program magister dan sarjana program studi terbaiknya di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung, Sabtu (5/10/2023).
Rektor Inaba, Mochamad Mukti Ali mengatakan, para mahasiswa yang dikukuhkan telah mendapatkan pendidikan pelatihan di dunia kampus. Upaya tersebut wujud nyata Inaba untuk mendorong lulusan berkembang dan menjawab tantangan industri.
“Supaya bisa berguna bagi seluruh masyarakat. Paling intinya adalah bagaimana mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang sudah didapat selama ini,” ujarnya, saat ditemui seusai acara, Sabtu (5/10/2024).
Lebih lanjut, Inaba membuat kebijakan untuk mewadahi kompetensi yang dimiliki mahasiswa di bidangnya masing-masing.
“Sehingga kita harapkan para lulusan akan lebih mudah cepat diserap oleh dunia kerja, karena memang kita punya kompetensi skala internasional,” imbuhnya.
Selama masa kuliah, katanya, ada pembekalan kepada mahasiswa terutama terkait program Indonesia Emas 2045.
Hematnya, pendidikan memiliki peran krusial dalam mewujudkan Indonesia Emas salah satu caranya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) diharapkan menghasilkan SDM yang terampil, kompetitif, dan inovatif, yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial.
“Jadi ini sesuai dengan visi misi kami bahwa ingin menjadi digital entrepreneur university, artinya kami memberikan bekal pada anak didik untuk menjadi entrepreneur. Ini dibuktikan dengan beberapa mata kuliah yang langsung praktek,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Indonesia Membangun, Arif Kusuma Among Praja memastikan, pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan kampus, terutama dosen.
Artinya, dosen sebagai SDM utama harus selalu didorong untuk berkembang, baik dari segi pendidikan maupun kompetensi profesional.
“Kami harus bisa merekrut dosen yang berkualitas dan membina mereka hingga mencapai jenjang tertinggi, seperti menjadi guru besar. Peningkatan kapasitas ini diperlukan agar mereka mampu menjawab tantangan perubahan dunia industri,” kata Arief Kusuma.
Menurut Arief, dalam menghadapi perkembangan industri yang dinamis, perguruan tinggi perlu selalu beradaptasi.
Salah satunya dengan melibatkan praktisi industri sebagai dosen tamu dan meningkatkan kualifikasi akademik para dosen tetap melalui jenjang pendidikan lebih tinggi, seperti program doktoral.
“Dosen harus selalu update dengan ilmu pengetahuan terbaru. Oleh karena itu, kami memberikan dukungan berupa beasiswa. Kami dorong para dosen untuk mendapatkan beasiswa dari pemerintah atau luar negeri. Jika mereka tidak mendapatkannya, yayasan akan membiayai pendidikan tersebut,” jelasnya.
| Sekolah di Purwakarta Dilarang Gelar Perpisahan di Luar Lingkungan Sekolah, Wisuda Tak Diperkenankan |
|
|---|
| Semangat Kartini Warnai Wisuda Periode II Tahun 2026 UKSW, Perempuan Memimpin dan Menginspirasi |
|
|---|
| Siap-siap Bandung Macet Akhir Pekan Ini 18 - 19 April 2026, Ada Wisuda ITB hingga Event Lari |
|
|---|
| Gelandang Persib Beckham Putra Diwisuda Hari Ini, Bojan Hodak Malah Kaget: Bagi Saya Luar Biasa |
|
|---|
| Cerita Beckham Putra Bagi Waktu Persib dan Kuliah: Manfaatkan Kelas Online Hingga Lulus Sarjana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Inaba-Gelar-Wisuda-2024-2.jpg)