Rabu, 8 April 2026

Bersih dan Kerja Nyata, Jadi Penyebab Elektabilitas H. Eman Suherman Meroket

TRIBUNJABAR.ID - Calon Bupati Majalengka Nomor Urut 1, H. Eman Suherman dikenal sebagai figur yang melakukan kerja nyata sewaktu menjabat sebagai biro

Istimewa
Bersih dan Kerja Nyata, Jadi Penyebab Elektabilitas H. Eman Suherman Meroket 

TRIBUNJABAR.ID - Calon Bupati Majalengka Nomor Urut 1, H. Eman Suherman dikenal sebagai figur yang melakukan kerja nyata sewaktu menjabat sebagai birokrat. Dia juga dinilai sebagai sosok pemimpin yang tidak pernah tersandung kasus korupsi.

Pengamat Politik Universitas Galuh Ciamis,  Aan Anwar Sihabudin mengatakan, track record dan jam terbang yang dimiliki H. Eman ini membuat elektabilitasnya kian naik. Penyebab utamanya, prefensi masyarakat yang cenderung memilih pemimpin bersih dan terbukti melakukan kerja nyata.

"Minimal upaya upaya yang dilakukan kang Eman selama menjadi sekda itu kan real," sebut Aan dalam sambungan telepon, Jumat ( 27/9/2024).

Menurut Aan, persepsi terhadap figur sangat berpengaruh terhadap prefensi masyarakat pada pilihan politiknnya. Maka demikian, tak ayal pemilih dan pendukung H. Eman semakin bertambah. Sebab, hal ini karena H. Eman dipersepsikan sebagai figur yang punya citra positif di masyarakat.

"Karena memang masyarakat melihat tingkat kebersihannya beliau selama menjadi Sekda, itu dan juga perhatian beliau selama menjadi sekda kepada masyarakat," terangnya.

Apalagi, kata Aan, H. Eman mempunya 'legacy' kerja nyata nya sewaktu menjabat sebagai biroktat. Contohnya yaitu, berhasil meningkatkan akses ke tempat wisata di Payung-Argapura-Panya weuyan-cikijing dengan Pelebaran Jalan Jati Lima.

"Sampai dengan daerah itu kan ada pemberdayaan yang katakanlah memang itu adalah pilot projectnya pak Eman," katanya.

Maka demikian, Aan menyimpulkan, berbagai indikator tersebut menjadi penyebab utama elektabilitas H. Eman kian naik. Sebab, hal ini lantaran persepsi masyarakat yang menganggap bahwa H. Eman mampu membawa Majalengka menjadi lebih baik.

"Orang itu akan berpikir,inilah yang kita harapkan, yaitu ketika seorang pemimpin bener hadir di masyarakat dan bener nyata adanya,"pungkasnya.

Berdasarkan data terbaru, Indikator Politik merilis hasil survei periode 8-13 september. Hasilnya,Cabup dan cawabup Majalengka nomor urut satu, H. Eman Suherman - Dena Muhamad Ramdhan menempati posisi teratas dengan elektabilitas 54,8 persen.

Sementara kandidat lawan, paslon nomor urut dua, Karna Sobahi - Koko Suyoko hanya mendapat elektabilitas 33,7 persen. Dengan demikian, H. Eman - Dena dan Karna - Koko mempunyai selisih elektabilitas yang cukup jauh yaitu 21,1 persen.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved