Rabu, 15 April 2026

SOSOK Puspa Chandra, Lulusan Berprestasi Monash Univesity, Kenalkan Marhaenisme di Australia

Puspa Chandra adalah salah satu mahasiswa asal Indonesia di Australia yang menerima penghargaan pada giat BEX2500.

Istimewa
Puspa Chandra, salah satu mahasiswa asal Indonesia yang menerima penghargaan pada giat BEX2500 Monash Univerity, Australia. 

TRIBUNJABAR.ID - Seorang perempuan muda cantik mengikuti prosesi wisuda di Monash University, Kamis (19/9/2024).

Mengenakan gaun merah, dibalut toga Monash University, dia melambaikan tangan ke tamu undangan yang memberi tepuk tangan dan meneriakkan namanya saat berjalan ke atas panggung untuk menerima ijazah.

Dia adalah Puspa Chandra, salah satu mahasiswa asal Indonesia di Australia yang menerima penghargaan pada giat BEX2500 sebagai bukti pengakuan atas keunggulan akademis dan pemikiran integratif-nya yang dianggap unggul dan aplikatif di dunia yang sangat dinamis seperti sekarang ini.

Baca juga: Dirangkul Henhen Dipukul Bule, Pengakuan Bobotoh yang Diintimidasi Pemain dan Staf Persib

Selain diakui keunggulan akademisnya, Puspa Chandra dikenal aktif dalam gerakan sosial.

Salah satu aktivitas sosial dara pemilik nama lengkap Puspa Chandra Kusuma Wardhani disalurkan melalui organisasi kemahasiswaan Gerakan Mahasiswa Nasiona Indonesia atau GMNI. Organisasi yang lekat dengan Presiden Pertama Indonesia itu, Ia pilih karena kegemarannya terhadap pemikiran-pemikiran Sukarno, terutama Marhaenisme yang menurutnya merupakan maha karya terbesar Sukarno.

"Menyelesaikan studi di Monash bukanlah hal yang mudah, karena perbedaan budaya, jauh dari orang-orang tersayang dan banyak hal lain yang menyebabkan tak mudah untuk menimba ilmu di sini,” ujar Puspa, Sabtu (21/9/2024).

Puspa Chandra, salah satu mahasiswa lulusan terbaik Monash Univerity
Puspa Chandra, salah satu mahasiswa asal Indonesia yang menjadi lulusan berprestasi di Monash Univerity, Australia.

Namun begitu, Puspa berkomitmen untuk selalu mengedepankan pendidikan dan aktivitas sosial sebagai bentuk kecintaannya kepada orang tua yang selalu menekankan hal penting.

"Jadi meskipun kuliah di sini sulit yah saya tetap berusaha menyelesaikannya dengan baik dan tetap beraktivitas sosial juga,” ungkap Puspa.

Baca juga: DETIK-DETIK Ledakan Guncang Kantor DPP PBB di Pancoran Jakarta, Anggota Brimob Siaga

Saat ditanya terkait apa yang akan dilakukan setelah lulus dari Monash University, Puspa menjawab kemungkinan terbesar adalah melanjutkan studi.

"Saya masih merasa belum cukup puas dengan ilmu yang saya dapat, jadi kalau ada kesempatan akan langsung melanjutkan studi. Perusahaan keluarga pun terbilang masih berjalan dengan baik di bawah arahan adik saya, jadi saya masih bisa tenang melanjutkan studi,” tutur Puspa.

Adapun perusahaan yang dimaksud Puspa adalah PT Aria Puspa Nusantara yang merupakan induk dari PH Aria Production yang baru-baru ini mendapatkan Penghargaan Peduli Penyiaran dari KPID Jawa Barat.

Sedangkan sosok adik yang dimaksud adalah Direktur Operasional PT Aria Puspa Nusantara, Aria Kusumawardhana, yang pada malam pemberian penghargaan, mewakili perusahaan menerima penghargaan.

Putri Pengusaha dan Anggota DPRD Jabar

Puspa Chandra merupakan putri pasangan Pamriadi dan Tuti Turimayanti.

Pamriadi merupakan pengusaha asal Jawa Barat dan Executive Producer di PH Aria Production. Melalui karya-karya sinematik yang dikreasi oleh Aria Production. Pamriadi selalu berupaya menyusupkan pesan-pesan sosial yang mendidik sebagai wujud tanggung jawabnya terhadap peradaban dan kebudayaan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved