Opang Pasir Impun Bandung Minta Kompensasi Rp 10 Juta Per Orang, Camat Mandalajati: Uang dari Mana?
Uang kompensasi tetap akan sangat sulit dikabulkan oleh pihak pemerintah, aplikator ojol, paguyuban warga, maupun ketua RW setempat.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mandalajati, Kota Bandung merespons permintaan driver ojek pangkalan (opang) Pasir Impun yang meminta uang kompensasi Rp 10 juta per orang.
Permintaan uang kompensasi ke pemerintah, aplikator ojol, paguyuban warga, dan ketua RW itu sebagai ganti rugi pembelian kartu anggota opang yang berjumlah 136 orang jika driver ojek online (ojol) dibebaskan mengambil dan narik penumpang sesuai hasil kesepakatan bersama.
Camat Mandalajati, Yati Sri Sumiati mengatakan, pihak pemerintah, aplikator ojol, paguyuban warga, dan ketua RW setempat tidak mungkin mengabulkan permintaan uang kompensasi dari opang di Pasir Impun tersebut.
Baca juga: Opang Pasir Impun Minta Rp 1,35 M, Ojol Harus Mampir di Pangkalan Opang, Tak Boleh Buat Posko
"Itu karena kalau pembelian kartu anggota bukan sama kita, tapi dari anggota ke anggota. Kita ganti ruginya bagaimana coba? Jadi kaya gini misalnya saya punya kartu nah dijual sama anggota, terus kompensasinya sama siapa," ujarnya saat dihubungi, Senin (17/9/2024).
Terkait permintaan tersebut, kata dia, memang harus kembali duduk bersama. Namun, hal itu tetap akan sangat sulit dikabulkan oleh pihak pemerintah, aplikator ojol, paguyuban warga, maupun ketua RW setempat.
"Jadi itu harus duduk bersama, karena kartunya juga dibeli dari sama-sama opang. Tapi, kami ke depan akan berupaya memberikan pelatihan, misalnya beralih dari opang ke ojol," kata Yati.
Jika mereka siap beralih ke ojol, pihaknya akan berusaha membantu dan bekerjasama dengan ojol agar aplikator ojol memfasilitasi atau mempermudah mereka bergabung supaya nantinya tidak ada konflik lagi.
"Kalau kaya gitu kita masih bisa, kalau kompensasi ya sulit karena jika satu orang Rp 10 juta, kami uangnya dari mana, apalagi transaksinya bukan sama pemerintah, tapi antar mereka, jadi tidak memungkinkan," ucapnya.
Ia mengatakan, total anggota Opang Pasir Impun ada 136 orang, sedangkan warga asli Kota Bandung hanya 15 orang, sementara sisanya merupakan warga Kabupaten Bandung.
Baca juga: Konflik Ojol vs Opang, Opang Pasir Impun Minta Ganti Rugi Rp 1,35 M, Pengganti Pembelian Kartu Opang
"Sebetulnya kebanyakan opang itu bukan warga Kota Bandung, tapi warga Kabupaten Bandung. Namun, kami tidak melihat lagi kabupaten/kota. Kalau sudah mangkal di pasir impun menjadi bagian dari kami," ujar Yati.
Daftar Lengkap 29 Sekolah di Bandung yang Terapkan PJJ Besok Senin 1 September 2025 |
![]() |
---|
BREAKING NEWS Besok Senin 29 Sekolah di Bandung Laksanakan PJJ Imbas Siaga 1 Demo |
![]() |
---|
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Singgung Kelompok yang Berniat Membuat Rusuh dalam Unjuk Rasa |
![]() |
---|
Gubernur Dedi Mulyadi Berterima Kasih kepada Para Pengunjuk Rasa yang Sudah Demo dengan Tertib |
![]() |
---|
Beredar Info Soal Penutupan Jalan, Pemkot Bandung Pastikan Hoaks |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.