ITB Siap Gelar Pemilihan Rektor Periode 2025-2030: Berlangsung Tiga Bulan
Institut Teknologi Bandung bersiap menggelar pemilihan rektor 2025-2030. Masa bakti Rektor ITB, Prof Reini Wirahadikusumah bakal berakhir.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Institut Teknologi Bandung bersiap menggelar pemilihan rektor 2025-2030. Masa bakti Rektor ITB, Prof Reini Wirahadikusumah bakal berakhir.
Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) ITB, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa ada tiga tema strategis yang perlu diterjemahkan oleh rektor baru ITB.
Tiga tema tersebut adalah ITB harus menjadi sentra pendidikan yang menghasilkan putra-putri bangsa yang terbaik di bidangnya.
ITB harus membangun ekosistem pendidikan yang berbasis inovasi dan multidisiplin.
ITB juga harus melahirkan pemimpin-pemimpin yang gagasannya dapat mempengaruhi Indonesia, Asia, bahkan dunia.
“Kapal yang kami punya sudah bagus dan siap. Sekarang hanya perlu mencari nahkoda yang mampu membawa kapal ini ke arah yang baru.
"Jadi, sudah dibentuk panitia pemilihan rektor ITB 2025-2030 yang dipimpin oleh Ignasius Jonan dan dibantu oleh Search Committee yang dipimpin oleh Arcandra Tahar,” ujarnya, Kamis (5/9/2024).
Proses pemilihan rektor ITB secara garis besar akan dilakukan dalam empat tahap.
Tahap pertama, pendaftaran langsung dan pemilihan nama oleh Search Committee. Para nomine nantinya akan diverifikasi dan disaring menjadi 10 bakal calon.
Selanjutnya bakal calon tersebut akan diproses oleh Senat Akademik hingga menyisakan tiga calon rektor yang nantinya akan dipilih.
"Pemilihan ini harus berlangsung secara kompak, agar ITB mampu melahirkan pemimpin baru yang berkualitas, berintegritas, dan penuh inovasi," ujarnya.
PJ Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin menambahkan selaku anggota MWA menjamin proses pemilihan rektor ini akan transparan, akuntabel, dan kredibel. Dia
"Kami berharap calon rektor nantinya tidak hanya kuat di bidang akademik, tetapi juga menginovasi bidang-bidang lainnya, termasuk menjalin hubungan yang baik dengan mahasiswa, mitra-mitra, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Serta, berharap calon rektor memiliki perhatian secara nyata terhadap perkembangan Kota Bandung dan Jawa Barat baik dari sisi pendidikan, keilmuan, maupun pengabdian masyarakat," katanya.
ITB harus terus jadi pelopor inovasi yang bersinergi dengan perkembangan kota melalui program-program yang merangkul dan bermanfaat secara langsung bagi masyarakat.
Proses pemilihan rektor ITB akan berlangsung selama tiga bulan, dari awal September hingga akhir November 2024.
Proses ini disertai dengan setiap tahap memiliki jangka waktu tertentu yang berlangsung selama beberapa minggu guna memastikan setiap langkah mendapat perhatian yang memadai. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Pengamat ITB Kupas Akar Pemadaman Listrik Jawa-Bali dan Ancaman El Nino Godzila |
|
|---|
| Kompak Pilih Evaluasi, BEM UPI dan Unpad Konfirmasi Tidak Ada Unjuk Rasa Hari Ini |
|
|---|
| Era Baru Industri kosmetik Dimulai, Sinergi Euterria-ITB Hadirkan Peptida Premium Buatan Indonesia |
|
|---|
| Operasi Patuh Lodaya 2026 Dimulai Senin, Pakar ITB Kupas Tuntas Efektivitas Sistem ETLE |
|
|---|
| Akulturasa ITB Hadirkan Inovasi Pangan, Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pemilihan-Rektor-ITB-BBBBBBB.jpg)