Polisi Sebut Komplotan Gembos Ban dan Pecah Kaca di Sukabumi Kelompok Terlatih
Tiga pelaku pencurian uang 1,5 miliar modus gembos ban dan pecah kaca yang ditangkap Polres Sukabumi Kota.
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah.
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Tiga pelaku pencurian uang 1,5 miliar modus gembos ban dan pecah kaca yang ditangkap Polres Sukabumi Kota merupakan kelompok spesialis dan terlatih jaringan asal Lampung.
Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, mengungkapkan komplotan ini berjumlah 10 orang dan memiliki tugas masing-masing dalam menjalankan operasinya.
Mulai melakukan pemetaan penggambaran (matbar) wilayah yang dijadikan tempat operasi pencurian.
Ada juga tim surveilans yang membututi target yang jadi sasaran operasi secara matang.
Baca juga: Komplotan Maling yang Gasak Rp 102 Juta di Cianjur Diduga Spesialis Gembos Ban, Korban Dibuntuti
"Itu sesuai peran masing-masing mereka itu dibagi. Semua pelaku berjumlah 10 orang untuk eksekutor, 7 orang masih buron," ujarnya kepada Tribunjabar.id, Rabu (04/09/2024).
"Mereka itu stay di sekitaran bank terus ada yang bagian masuk kedalam ngikutin yang nasabah yang mau mengambil uang. Setelah dipastikan mengambil uang mereka yang di dalam itu menelepon yang di luar, sampai kendaraannya terpantau dan diikuti lalu dikerjain digembos," tutur Bagus.
Setelah korbannya lengah karena bannya kempes, pelaku memecahkan kaca dengan serpihan komponen busi yang terbuat dari keramik.
"Ada bagian eksekutor pecah kaca, dan apabila ada yang mengejar itu yang lainnya menghalang-halangi. Kalau pun tidak ada kesempatan mereka itu diambil secara paksa," kata Bagus.
Setelah tiga kali beroperasi, di wilayah Polres Sukabumi Kota, mereka kembali ke tempat persembunyiannya di luar Sukabumi.
"Udah langganan di daerah Megamendung, puncak Bogor," ungkapnya.
Bagus menjelaskan, 10 orang pelaku tiga yang ditangkap sudah mendapatkan pendidikan dan sudah terlatih dari seniornya.
"Mungkin ada seniornya, senior yang terdahulunya jadi mereka merekrut yang baru untuk melakukan pencurian tersebut," tutup Bagus.
Aksi terlatih dari komplotan ini pun, akhirnya dapat dilumpuhkan oleh Satreskrim Polres Sukabumi Kota yang lebih terdidik dan profesional dalam melakukan operasi.
Ketiga pelaku berinisial DD (25), YBP (26) dan RA (29) merupakan jaringan Lampung residivis Polda Metro dan Polda Banten
Saat ditangkap pada Minggu (01/09) dini hari, ketiganya sempat melawan petugas, akhirnya ketiganya diganjar oleh timah panas di bagian kakinya masing-masing.
"Para pelaku diamankan di rumah saudaranya beralamat di Parigi, Serang, Provinsi Banten, saat berkumpul dan akan melakukan aksinya di Serang," ujar Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, Selasa (03/09/2024).
"Pada saat penangkapan ketiga pelaku melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. Kemudian dilakukan tindakan tegas terukur," tutur Rita.
Para pelaku ini, Rita menyebut tiga kali beroperasi di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota di antaranya di Jalan Pabuaran, Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong tepatnya 2 Agustus 2024.
Kemudian di Jalan KH Sanusi, Gunungpuyuh, halaman parkir Pool Damri, 22 Juli 2024 dan di jalan RE Martadinata, Cikole, tepatnya di depan kantor PLN, 2 Mei 2024.
"Modus operandi para pelaku dengan cara membuntuti korban dan menancapkan paku ke ban kendaraan korban yang akan menyetorkan ke bank," kata Rita.
Barang bukti yang diamankan, yakni 4 unit HP milik pelaku, dua unit sepeda motor, pecahan kaca, dan pecahan busi motor untuk memecah kaca mobil korban.
"Pasal yang kita kenakan 363 KUHP tentang pencurian pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan 365 KUHP dan pencurian dengan kekerasan ancaman pidana 12 tahun," tutup Rita. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| Pengobatan Alat Vital Jakarta Aa Anang, Handal dan Profesional |
|
|---|
| Polres Sukabumi Kota Ikut Perbaiki Jembatan Jantake, Akses Pendidikan dan Ekonomi Kini Lebih Aman |
|
|---|
| LKC Dompet Dhuafa Jabar dan Pemkot Sukabumi Gelar Program Kawasan Sehat di Karang Tengah |
|
|---|
| Camat Caringin Terpilih Jadi Ketua Apekkasi, Bupati Sukabumi “Jaga Kekompakan Dalam Pembangunan” |
|
|---|
| Pembukaan MTQ Ke 47, Bupati Sukabumi “Upaya Membumikan Alquran Ditengah Masyarakat” |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sukabumi-gembos-ban.jpg)