Pilkada Bandung 2024
Pengamat Unpar Sebut Political Branding Bisa Bawa PKS-Gerindra Hattrick di Pilkada Kota Bandung 2024
Pius mengingatkan perlu disadari keduanya perlu menjaga atau mawas diri dengan berusaha menjaga brandingnya.
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengamat Politik dari Universitas Parahyangan Bandung, Pius Sugeng Prasetyo mengapresiasi Pilkada Kota Bandung 2024 yang diikuti empat pasangan calon wali kota dan calon wakil wali Kota Bandung.
Keempat paslon itu, antara lain Haru Suandharu dan Ridwan Dhani Wirianata, M Farhan dan Erwin, Arfi Rafnialdi dan Yena Iskandar Masoem, serta Dandan Riza Wardana dan Arif Wijaya.
"Saya pikir Kota Bandung perlu diapresiasi lantaran adanya gairah kehidupan politik yang menawarkan empat paslon di Pilkada 2024," katanya saat dihubungi, Senin (2/9/2024) malam.
PKS dan Gerindra sebagai partai petahana pemenang di Bandung. Pius pun melihat secara hitung-hitungan di Pilkada 2024, keduanya bisa saja menang kembali alias mencetak hattrick, terlebih melihat perolehan PKS dan Gerindra di Pileg lalu.
"Di atas kertas, potensi (PKS-Gerindra) bisa kembali menang. Selama ini di Bandung keduanya secara suara di Pileg lalu menjadi pemenang alias top class sehingga hitung-hitungannya kemungkinan berpotensi menang besar," katanya
Namun, Pius mengingatkan perlu disadari keduanya perlu menjaga atau mawas diri dengan berusaha menjaga brandingnya sehingga bisa meningkatkan posisi tawarnya lewat calon yang mereka usung di Pilkada 2024.
"Bisa saja masyarakat mempunyai pilihan lain ketika ada figur yang relatif dikenal bila partai yang telah besar itu tak meningkatkan posisi tawarnya. Intinya, branding harus terus dilakukan partai terus menerus," ujarnya.
Pius menekankan, perlu disadari masyarakat referensi dalam memilih bukan karena kompetensi atau kualitas paslon, melainkan popularitasnya. Sehingga, waktu 90 hari ini sebenarnya political branding sudah harus dilakukan bahkan jauh hari sebelum Pilkada.
"(Political branding) tak hanya dibangun orang per orang tapi partai sebagai institusi selama ini ngapain saja? Artinya, aktivitas partai tidak hanya menjelang dan saat Pemilu tapi jauh hari dengan memberikan respon-respon konstruktif untuk kesejahteraan masyarakat," ucapnya.(*)
Baca juga: Paslon Haru-Dhani Selesai Tes Kesehatan di RSUP Hasan Sadikin, Berikutnya Ini Agenda HD
Belum Tahu Isi Gugatan, KPU Kabupaten Bandung Tetap Siap Hadapi Sahrul-Gun Gun : Kami Taat Hukum |
![]() |
---|
Kubu Sahrul Gunawan-Gun Gun Gugat Hasil Pilkada Bandung, Sebut Permasalahkan Proses, Bukan Hasil |
![]() |
---|
Pilkada Bandung, Dadang Supriatna-Ali Syakieb hanya Kalah di Delapan Kecamatan, Ini Rekapitulasinya |
![]() |
---|
Hasil Rekapitulasi Pilkada Bandung 2024 : Dadang-Ali 1.046.344 Suara, Sahrul-Gungun 827.240 Suara |
![]() |
---|
Ratusan Emak-emak Minta Keadilan di Pilkada 2024, 'Mengepung' Bawaslu Kabupaten Bandung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.