Pilkada 2024
Daftar 9 Daerah Berpotensi Lawan Kotak Kosong Pilkada 2024 di Pulau Jawa, Termasuk Ciamis Jabar
Setidaknya ada sembilan daerah berpotensi melawan kotak kosong saat Pilkada 2024, termasuk di Ciamis, Jawa Barat.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Setidaknya ada sembilan daerah berpotensi melawan kotak kosong saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Pendaftaran Pilkada 2024 serentak telah selesai ditutup pada Kamis (29/8/2024) lalu.
Setelah pendaftaran ditutup, ternyata ada beberapa daerah yang hanya memiliki satu bakal calon yang mendaftar.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengatakan, penjabat (pj) kepala daerah akan memimpin suatu daerah jika hasil Pilkada 2024 pada wilayah itu memenangkan kotak kosong alih-alih calon tunggal.
"Kalau sekiranya pasangan calon tunggal tidak memenuhi syarat ketentuan untuk dinyatakan terpilih yaitu dengan ketentuan memperoleh suara sah lebih dari 50 persen, ternyata tidak melampaui batas ketentuan tersebut sebagaimana yang diatur dalam Pasal 54 huruf d Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada (UU Pilkada) maka akan diadakan pemilihan pada pemilihan selanjutnya," kata anggota KPU RI Idham Holik, Jumat (30/8/2024).
"Kapan pemilihan selanjutnya? Yaitu 2029. Selama periode pemerintahan pasca Pilkada 2024 ini akan dipimpin oleh Penjabat Sementara," ujar dia.
Penjabat tersebut dapat berganti-ganti selama periode 2024-2029 sesuai dengan kebijakan pemerintah.
Namun, siapa pun yang menjabat, daerah tersebut akan dipimpin oleh penjabat hingga Pilkada berikutnya.
Baca juga: Kata Lucky Hakim Saat Menjalani Tes Kesehatan Sebagai Syarat Pencalonan di Pilkada Indramayu 2024
Lantas, daerah mana saja yang berpotensi melawan kotak kosong di Pulau Jawa?
1. Ciamis
Di Jawa Barat, daerah yang berpotensi melawan kotak kosong adalah Ciamis.
Pilbup Ciamis 2024 ini hanya diikuti oleh pasangan Herdiat Sunarya-Yana Diana Putra.
Keduanya diusung oleh PKB, Gerindra, PDI-P, Golkar, PKS, NasDem, Demokrat, PAN, Partai buruh, Partai Gelora, PKN, PBB, Perindo, PPP, dan Partai Ummat.
Dengan demikian, partai yang tidak mengusung calonnya pada Pilbup Ciamis 2024 ini hanyalah PSI dan Partai Hanura.
Meskipun kedua partai itu tidak memenhui ambang batas pencalonan, KPU Ciamis tetap memperpanjang pendaftaran yaitu pada tanggal 2 hingga 4 September 2024.
2. Banyumas
Daerah di Pulau Jawa selanjutnya yang berpotensi melawan kotak kosong pada Pilkada 2024 ini adalah Banyumas, Jawa Tengah.
Pilbup Banyumas 2024 hanya diikuti oleh pasangan Sadewo-Lintarti.
Keduanya diusung oleh 12 partai politik yang terdiri dari DIP, PKB, PKS, PAN, PPP, Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai NasDem, Partai Gelora Indonesia, Partai Perindo, dan Partai Ummat.
3. Sukoharjo
Masih dari Jawa Tengah, daerah yang berpotensi melawan kotak kosong lainnya adalah Sukoharjo.
Pilbup Sukoharjo hanya diikuti oleh pasangan Etik Suryani-Eko Sapto Purnomo dengan dukungan 12 partai politik.
Baca juga: Tiga Paslon Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Ikuti Tes Wawancara oleh Psikolog
4. Brebes
Selanjutnya, daerah di Jawa Tengah lainnya yang berpotensi melawan kotak kosong yaitu Brebes.
Pilbup Brebes hanya diikuti pasangan Paramitha-Wurja yang diusung 11 partai politik.
Ke-11 partai itu adlaah partai parlemen PDI-P, PKB, Gerindra, Nasdem, Golkar, PPP, PKS, PAN serta Demokrat, dan dua nonparlemen yaitu Perindo, dan Partai Buruh.
5. Trengalek
Wilayah selanjutnya yang berpotensi melawan kotak kosong adalah Trenggalek, Jawa Timur.
Pilbup Trenggalek diikuti oleh pasangan Mochamad Nur Arifin-Syah Mohammad Natanegara.
Pasangan ini menyapu bersih delapan rekomendasi partai di parlemen yakni PDI-P, PKS, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Hanura, PAN, Demokrat, dan PKB.
6. Ngawi
Berikutnya, daerah yang berpotensi melawan kotak kosong pada Pilkada 2024 yaitu Ngawi.
Pilbup Ngawi diikuti oleh pasangan Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Jatmiko.
7. Gresik
Daerah lainnya di Jawa Timur yang berpotensi melawak kotak kosong adalah Gresik.
Pilwalkot Gresik hanya diikuti oleh pasangan Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)-dr Asluchul Alif (dr Alif).
8. Pasuruan
Daerah selanjutnya yang berpotensi melawan kotak kosong adalah Pasuruan, Jawa Timur.
Pilbup Pasuruan ini hanya diikuti oleh pasangan usdi Sutejo (Mas Rusdi)-Shobih Asrori (Gus Shobih).
9. Surabaya
Terakhir, daerah yang berpotensi melawan kotak kosong adalah Surabaya, Jawa Timur.
Pilwalkot Surabaya hanya diikuti oleh pasangan Eri Cahyadi-Armuji.
Keduanya diusung oleh partai yang lolos parelemen seperti PDI Perjuangan, PAN, PKS, PKB, PPP, dan Demokrat.
Selain itu, mereka juga didukung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Nasdem, PSI, Hanura, PBB, PKN, Partai Garuda, Gelora, Partai Ummat, Perindo, serta Partai Buruh.
Baca berita Tribunjabar.id lainnya di Google News.
Sosok Ratu Rachmatu Zakiyah Istri Mendes, Batal Dilantik Jadi Bupati Serang karena Suami Cawe-cawe |
![]() |
---|
Jadwal Sidang Gugatan MK untuk Sengketa Pilkada 2024, Ada 11 Daerah di Jabar yang Mengajukan |
![]() |
---|
Saan Mustopa Sebut Partai NasDem Menang di 16 Daerah dari 27 Kabupaten Kota Pada Pilkada 2024 |
![]() |
---|
KPU Targetkan Rekapitulasi Pilkada Jawa Barat Selesai pada 9 Desember, Empat Daerah Sudah Selesai |
![]() |
---|
Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa Diduga Korban Penyalahgunaan AI, Berikut Klarifikasinya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.