Airlangga Hartarto Mundur dari Golkar

Golkar Cimahi Komentari Pengunduran Diri Airlangga Hartarto dari Ketum Partai Golkar: Masih Tiarap

Ali pun belum berkenan memberikan keterangan terkait dampak pengunduran Airlangga di Pilkada Kota Cimahi.

Istimewa
Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto langsung memberikan Kartu Tanda Anggota (KTA) kepada Ridwan Kamil di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023). 

Laporan kontributor Tribunjabar.id Rahmat Kurniawan

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - DPD Golkar Cimahi belum dapat berkomentar banyak soal kabar pengunduran diri Airlangga Hartarto dari jabatan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar.

"Belum bisa komentar banyak Kang, masih tiarap. Tunggu satu dua hari lagi," kata Ketua DPD Golkar Kota Cimahi, Ali Hasan, Minggu (11/8/2024).

Ali pun belum berkenan memberikan keterangan terkait dampak pengunduran Airlangga di Pilkada Kota Cimahi.

"Nanti ya," ucap Ali singkat.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengumumkan kabar pengunduran diri tersebut lewat video tapping yang disebar kepada awak media pada Minggu (11/8/2024).

"Saya Airlangga Hartarto setelah mempertimbangkan dan untuk menjaga keutuhan partai Golkar dalam rangka memastikan kestabilan transisi pemerintahan yang akan terjadi dalam waktu dekat, maka dengan mengucapkan bismillahirahmanirahim serta atas petunjuk Tuhan yang maha besar maka dengan ini saya menyatakan pengunduran diri sebagai ketua umum DPP partai Golkar," kata Airlangga.

Airlangga menjelaskan pengunduran diri sudah disampaikan sejak Sabtu (10/8/2024). Nantinya, ia menyerahkan mekanisme pergantian kursi ketum Golkar kepada pengurus partai.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyampaikan pengunduran diri Airlangga justru bertujuan agar soliditas Golkar tetap terjaga menjelang Pilkada Serentak 2024.

"Justru untuk menjaga itu semua supaya agenda agenda partai Golkar, agenda nasional termasuk pilkada supaya lebih smooth, lebih terjaga, maka Ketum kami dengan ikhlas dengan suka rela menyatakan mundur dari partai Golkar," kata Doli kepada wartawan di rumah dinas Airlangga, Minggu (11/8/2024).

Dijelaskan Doli, ada sejumlah pertimbangan Airlangga mundur dari Ketum Golkar.

Baca juga: Airlangga Hartarto Ikhlas Mundur dari Ketum Golkar, Waketum: agar Agenda Pilkada Berjalan Smooth

Yang pertama, Airlangga ingin menjaga soliditas partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Tadi sudah saya sampaikan, dasar pertimbangan Pak Airlangga mundur jadi ketum partai itu adalah pertama untuk menjaga soliditas partai Golkar."

"Keutuhan partai Golkar di dalam menghadapi agenda ke depan termasuk menghadapi agenda menjalankan masa transisi pemerintahan yang sampai pemerintahan yang baru," ungkapnya.

Hingga saat ini, kata Doli, Airlangga nantinya akan berkonsentrasi dalam menjabat Menko Perekonomian RI.

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved