Kamis, 14 Mei 2026

Pilkada Sumedang 2024

Ngadu Langlayangan Doamu Cup 2024 di Sumedang, Dony: Rekatkan Silaturahmi Pehobi Layangan

Tahun lalu, lomba layangan ingin digelar di sekitar Geotheatre, Rancakalong. Lomba ini digelar untuk merekatkan silaturahmi antar pehobi layangan. 

Tayang:
tribunjabar.id / Kiki Andriana
Dony Ahmad Munir saat memainkan layangan saat menggelar adu layangan Doamu Cup 2024, di Jalan Baru Assalam, Kelurahan Situ, Sumedang Utara, Sumedang, Sabtu-Minggu (10-11/8/2024). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana dari Sumedang

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ngadu langlayangan atau adu layangan Doamu Cup 2024 digelar di Jalan Baru Assalam, Kelurahan Situ, Sumedang Utara, Sumedang, Sabtu-Minggu (10-11/8/2024). 

Tahun lalu, lomba layangan ingin digelar di sekitar Geotheatre, Rancakalong. Lomba ini digelar untuk merekatkan silaturahmi antar pehobi layangan. 

Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang periode 2018-2023, sekaligus bakal calon Bupati Sumedang untuk Pilkada 2024 adalah yang menggagas acara tersebut. 

Di Kelurahan Situ, Dony sempat memainkan layangan. Dengan benang gelasan kualitas terbaik, Dony berhasil memutus benang layangan lawan. 

"Ada kenikmatan tersendiri ketika layangan lawan putus, ya pokoknya saya menikmati," kata Dony. 

Bukan sekarang ini Dony bermain layangan, sejak kecil dia akrab dengan kertas berangka bambu yang diterbangkan dengan seutas benang nilon panjang itu.

Bahkan, Dony serong membuat gelasan dan layangan sendiri. Pada waktu kecil, area bermain layangan Dony adalah Alun-alun Sumedang.  

"Sejak kecil di Alun-alun Sumedang main, kebetulan bikin gelasan sendiri, bikin layangan sendiri dari kertas endog. Ini nostalgia," katannya. 

Baca juga: Perhatian kepada Remaja Masjid, Cabup Sumedang Dony Ahmad Munir Raih Penghargaan dari BKPRMI

Dony Ahmad Munir menjelaskan, Doamu Cup 2024 digelar dalam rangka menghimpun para pecinta layangan. 

"Dulu di Geotheatre. Saya rutin juga mengadakan ketika menjabat bupati, di (lapangan)  pemda, sekarang di kelurahan situ. Ini untuk merekatkan pehobi layangan, sehingga ada wahana bertukar informasi, silaturahmi, dan penyaluran hobi," kata Dony.  

Bukan saja demikian, dari sisi UMKM ada kemeriahan ekonomi yang terjadi. Dengan ada lomba layangan ini, akan menggerakkan UMKM terutama yang selama ini berkiprah di dunia layangan, pembuat layangan dan gelasan," kata Dony. 

Ikko, Ketua Pelaksana "ngadu langlayangan" Doamu Cup 2024, mengatakan ada 128 orang peserta lomba itu. Mereka berasal dari hampir semua kecamatan di Sumedang. 

"Ada 26 komunitas, pendaftar lebih dari 150 orang tapi kuotanya terbatas karena waktu dan tempat. Total hadiah Rp 2 juta," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved