Rabu, 29 April 2026

Berita Viral

Viral Pengemis di Muara Karang Bantah Dipaksa Anak, Minta-minta untuk Beli Obat, Punya Rumah Bagus

Pengemis lansia di Muara Karang, Jakarta Utara, menjadi sorotan karena ternyata memiliki rumah yang dinilai bagus.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
YouTube Prativi Noviyanthi
Pengemis lansia di Muara Karang, Jakarta Utara, menjadi sorotan karena ternyata memiliki rumah yang dinilai bagus. 

TRIBUNJABAR.ID - Pengemis lansia di Muara Karang, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, menjadi sorotan karena ternyata memiliki rumah yang dinilai bagus.

Belakangan ini, sebuah video menayangkan seorang pengemis lansia meminta-minta dari dalam bajaj beredar viral.

Dalam video yang beredar, narasinya menyebutkan bahwa nenek tersebut meminta uang kepada orang sebesar Rp50.000  untuk membeli obat.

Apabila nenek itu enggan meminta-minta, disebutkan bahwa ia akan dimarahi oleh anaknya yang berada di dalam bajaj.

Sejak video itu viral, warganet menduga bahwa pengemis lansia itu dipaksa oleh anaknya yang berada di dalam bajaj.

Namun ternyata, pengakuan pengemis lansia itu berbeda dengan dugaan warganet.

Pengemis tersebut membenarkan bahwa dirinya memang meminta-minta untuk membeli obat.

Tetapi dirinya membantah dugaan bahwa ia dipaksa oleh anaknya untuk mengemis.

Baca juga: Kisah Haru Alif Cepmek, Dulu Jadi Pemulung hingga Viral Niru Dilan, Kini Bisa Beli Rumah untuk Ibu

"Dia enggak pernah pukul-pukul saya, enggak ada masalah apapun," kata pengemis lansia tersebut, dikutip dari YouTube Pratiwi Noviyanthi, Rabu (31/7/2024).

"Saya minta tolong sama orang untuk beli obat," tambah dia.

Pengemis lansia itu sadar bahwa dirinya tidak seharusnya meminta-minta.

Tetapi, kondisi ekonominya yang memaksa bahwa ia harus ke jalanan mengharapkan belas kasih orang lain.

"Saya minta paksa atau marah pun enggak pernah, suara saya kecil, enggak ada. Gitu aja, enggak ada paksa-paksa," ujarnya.

Ia pun membantah bahwa dirinya menangis saat mengemis karena dipaksa anak.

"Enggak ada, itu bohong," ujar pengemis tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved