Selasa, 28 April 2026

Bakal Diperbaiki, Jalan Nasional Majalengka-Kuningan Ditutup Sementara Mulai Besok

Pekerjaan tersebut yang akan dilaksanakan di ruas Jalan Nasional Majalengka - Kuningan, sehingga harus ditutup sementara.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Kepala DPUTR Kabupaten Majalengka, Agus Tamim. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ruas Jalan Nasional Majalengka-Kuningan di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, bakal diperbaiki.

Karenanya, ruas jalan yang rawan longsor, khususnya saat musim hujan tersebut, akan ditutup sementara mulai Selasa (23/7/2024) besok.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka, Agus Tamim, mengatakan, penutupan sementara itu berkaitan pekerjaan Paket Preservasi Penanganan Longsoran.

Sebab, menurut dia, ruas jalan yang berada di wilayah Desa Sindangpanji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, itu, termasuk langganan longsor saat musim hujan.

Baca juga: Akses Jalan Nasional Majalengka-Kuningan Sempat Lumpuh, Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang

Bahkan, dalam kejadian terakhir beberapa waktu lalu akses Jalan Nasional Majalengka-Kuningan tertutup hingga menelan korban jiwa akibat tertimbun material longsor.

"Setelah kejadian itu, dibuatlah kajian, dan diputuskan untuk menambah bahu jalan melalui pengupasan bagian tebingnya," ujar Agus Tamim saat ditemui di DPUTR Kabupaten Majalengka, Jalan KH Abdul Halim, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Senin (22/7/2024).

Ia mengatakan, pekerjaan tersebut yang akan dilaksanakan di ruas Jalan Nasional Majalengka - Kuningan, sehingga harus ditutup sementara.

Menurut dia, ketika bencana longsor terjadi di ruas jalan itu biasanya upaya penanganannya hanya bersifat sementara seperti pembersihan material longsor.

Pihaknya mengakui, pemerintah sempat mengecor tebing di sepanjang ruas jalan nasional tersebut untuk mencegah longsor saat musim hujan.

Baca juga: Jalan Majalengka-Kuningan yang Tertutup Longsor Bisa Dilintasi Pemudik, Kendaraan Besar Dialihkan

"Ternyata tidak ada hasil, masih terjadi longsor, sehingga upaya kali ini mengupas tebingnya untuk menambah bahu jalan," kata Agus Tamim.

Agus menyampaikan, berdasarkan surat pemberitahuan dari Kementerian PUTR, pekerjaan tersebut diperkirakan memakan waktu selama dua bulan.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved