Selasa, 28 April 2026

Jalan Majalengka-Kuningan yang Tertutup Longsor Bisa Dilintasi Pemudik, Kendaraan Besar Dialihkan

Ruas jalan nasional Majalengka-Kuningan di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, dipastikan bisa dilintasi para pemudik.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Giri
Tribun Cirebon/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, saat mengatur arus kendaraan di Rest Area KM 166 Tol Cipali, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (6/4/2024). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Ruas jalan nasional Majalengka-Kuningan di Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, dipastikan bisa dilintasi para pemudik.

Sebelumnya jalur yang menghubungkan Cirebon-Kuningan-Majalengka-Ciamis tersebut tertutup longsor selama beberapa hari. Longsor terjadi akibat hujan deras yang berdurasi lama pada awal Maret 2024.

Material longsor di empat titik sudah disingkirkan. Sehingga, kendaraan bisa melintas lagi.

Kapolres Majalengka, AKBP Indra Novianto, telah mengecek langsung jalan nasional tersebut. Dia memastikan jalan aman dilintasi para pemudik.

Namun, menurut dia, saat ini jalur itu hanya dapat dilintasi pengendara sepeda motor dan mobil minibus. Sedangkan kendaraan besar belum bisa melintasi ruas jalan tersebut.

Baca juga: Daftar Nomor Telepon Penting saat Mudik Lebaran 2024, Termasuk Keamanan hingga Penyelamatan

"Kami sudah mengeceknya, dan jalurnya bisa dilintasi untuk mudik," ujar Indra Novianto saat ditemui seusai mengecek Pos Pelayanan Rest Area KM 166 Tol Cipali, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Sabtu (6/4/2024).

Dia mengatakan, kendaraan besar yang hendak melintasi ruas jalan tersebut, baik dari arah Majalengka maupun Kuningan, dialihkan ke jalur alternatif.

Mereka bisa melintasi melalui Desa Gunungmanik, Kecamatan Talaga, Kabupaten Majalengka, dan Jalan Cidulang-Cipulus menuju Gunung Sirah, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan.

Indra mengatakan, saat ini ruas jalan nasional Majalengka-Kuningan juga sudah bisa dilalui dari kedua arah meski hanya dapat dilintasi kendaraan berukuran kecil.

Baca juga: Pantauan Arus Mudik H-4 Lebaran, Kendaraan dari Jabodetabek Menuju Jawa Tengah dan Timur Meningkat

Pasalnya, beberapa waktu lalu jalur tersebut menerapkan one way mengingat kondisi tanahnya masih labil, dan rawan longsor susulan ketika dilanda hujan deras yang berdurasi lama.

"Sebelumnya sempat menerapkan one way di jalur tersebut, tetapi sekarang sudah bisa dilalui dari dua arah, dan kami mengimbau para pengendara tetap berhati-hati," kata Indra. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved