Minggu, 26 April 2026

Pilwalkot Bandung 2024

Difabel Memiliki Peran Penting dalam Pilkada, Dandan Riza Wardana Ajak Tak Dipolitisasi

Dandan Riza Wardana menyebutkan pentingnya kaum disabilitas dalam Pemilu, tak terkecuali dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 yang akan digelar pada 20

Istimewa
Bakal calon Walikota Bandung, Dandan Riza Wardana, menilai kaum disabilitas miliki peran penting dalam Pemilu, tak terkecuali dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 yang akan digelar pada 2024. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Bakal calon Walikota Bandung, Dandan Riza Wardana, menyebutkan pentingnya kaum disabilitas dalam Pemilu, tak terkecuali dalam Pemilihan Kepala Daerah 2024 yang akan digelar pada 2024.

Untuk itu, Dandan Riza Wardana ikut mendatatangani Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan oleh Forum Politisi Muda Indonesia (FPMI) di rooftop Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat 19 Juli 2024.

Dalam kesempatan itu, turut hadir juga Bacakada dari Partai Gerindra Kang Dhani, Arfi Rafnialdi mewakili Golkar, Erwin dari PKB, dan Marshall dari PSI.

Dandan mengatakan bahwa deklarasi Pemilu damai ini tentunya merupakan langkah positif jelang Pilwalkot Bandung pada November 2024 mendatang. Untuk itu, Dandan menyerukan agar Pilkada hadir untuk semua golongan tanpa terkecuali.

Baca juga: Firman Tendry Sebut Dandan Riza Wardana Warisi Ajaran Bung Karno: Ideal Pimpin Kota Bandung

"KPU sebagai penyelenggara harus benar-benar memfasilitasi teman-teman disabilitas. Karena satu suara sangat berhharga untuk demokrasi," ujar Dandan dalam keterangannya, Sabtu (20/3/2024).

Selain memfasilitasi, Dandan juga mengajak semua pihak untuk tidak mempolitisasi kaum difabel, khususnya yang berusia anak-anak.

Kepedulian terhadap anak difabel, menurut Dandan, merupakan kewajiban, khususnya bagi pemimpin. Untuk itu, pihaknya menyayangkan jika praktik kepedulian itu dipolitisasi untuk tujuan tertentu.    

‘’Awal karir saya sebagai staf kantor kelurahan, sehingga tahu betul keberadaan anak difabel, termasuk cara menanggulanginya,’’ ujar Dandan.

Oleh karena itu, upaya penanggulangan kaum difabel dan anak difabel bukan hal baru bagi Dandan.

Baca juga: PSI Berikan Surat Tugas untuk Yena Iskandar Masoem Maju di Pilwalkot Bandung, Yoel: Masih Dinamis 

Dandan menuturkan, kepedulian terhadap kaum difabel tidak boleh sekedar dijadikan janji politik. Terlebih, imbuh dia, jika janji tersebut tidak bisa direalisasikan kelak.

Seharusnya, kata dia, kepedulian terhadap kaum difabel itu dilakukan sejak lama, bukan saat akan menjadi calon pemimpin.

Pihaknya mengajak semua balon wali kota Bandung untuk tidak sekadar mengumbar janji-janji, khususnya dalam memerhatikan kaum difabel.

Dandan mengungkapkan, Forum Ngadandanan Bandung yang didirikan jauh hari sebelum musim pilkada, salah satu aktivitasnya yaitu melakukan aksi peduli terhadap anak difabel. Aksi tersebut, tegas dia, menjadi salah satu yang dimatangkan dalam visi Bandung Asikk (Agamis, Sejahtera, Inovasi Kreatif dan Kolaboratif). (*) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved