DPM Politeknik STIA LAN Bandung Menggelar Seminar Legislatif NARATIF 4.0
TRIBUNJABAR.ID - Sabtu (13/07/2024), Ono Surono, S.T (Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat) dan Muhammad Farhan, S.E. (Anggota Legislatif DPR-RI) hadir
TRIBUNJABAR.ID - Sabtu (13/07/2024), Ono Surono, S.T (Ketua DPD PDIP Provinsi Jawa Barat) dan Muhammad Farhan, S.E. (Anggota Legislatif DPR-RI) hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Legislatif (NARATIF) 4.0 yang diselenggarakan oleh Dewan Perwakilan Mahasiswa Politeknik STIA LAN Bandung.
Bertempat di Aula Politeknik STIA LAN Bandung, NARATIF 4.0 mengusung tema “Membentuk legislator muda yang kompeten dan berintegrasi dalam menghadapi isu legislatif”. Tema ini diambil berdasarkan fokus untuk meningkatkan kompetensi bagi legislator muda agar lebih peduli terhadap isu-isu legislatif pada saat ini.
Dalam dinamika demokrasi modern, peran legislatif menjadi sangat vital dalam menjaga keseimbangan kekuasaan, mewakili kepentingan masyarakat, dan menghasilkan kebijakan yang berkualitas. Namun, tantangan kompleks dalam ranah legiskatif membutuhkan kader- kader muda yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu berintegrasi dan menangani beragam isu yang muncul.
Pemahaman yang mendalam tentang isu-isu legislatif, keterampilan komunikasi yang efektif, kemampuan untuk bekerja secara kolaboratif, serta integritas moral menjadi kualitas utama yang harus dimiliki oleh legislator muda. Seiring dengan itu, perlunya penyusunan kebijakan yang responsif terhadap perubahan sosial, ekonomi, dan politik merupakan aspek penting dalam memastikan kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengusung tema tersebut, seminar ini diselenggarakan untuk merangsang pemikiran kritis, memperluas wawasan, dan memperkaya keterampilan yang diperlukan bagi para pemuda yang tertarik untuk berkontribusi dalam dunia legislatif. Kegiatan NARATIF 4.0 ini diselenggarakan dengan tujuan:
1. Memberikan pemahaman terhadap mahasiswa mengenai legislatif di Indonesia secara menyeluruh.
2. Menjelaskan kapasitas dari ruang gerak mahasiswa terhadap legislatif di Indonesia emas yang akan datang
3. Menjelaskan peran konkrit mahasiswa dalam legislatif di Indonesia emas
Pembahasan yang disampaikan yaitu menjelaskan peran, tanggung jawab, serta wewenang dari setiap lembaga legislatif. Dimana lembaga legislatif di Indonesia terdiri atas MPR, DPR, serta DPD. Beliau juga membagikan perjalanannya sebagai legislator dalam melakukan aksi nyata dalam menyuarakan aspirasi rakyat.
Demokrasi dalam sistem politik menciptakan adanya kebebasan bagi masyarakat untuk berpendapat, mendapatkan kehidupan yang layak, hingga memperoleh akses pendidikan dan kesehatan. Demokrasi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik terhadap jalannya roda pemerintahan sehingga tercipta check and balances. Namun, kebebasan dalam demokrasi bukan berarti kebebasan yang tanpa batas dan anarkis. Tapi kebebasan yang bertanggung jawab dan patuh atas supremasi hukum.
Lembaga Legislatif adalah lembaga yang memiliki wewenang untuk merumuskan, menyusun, dan merevisi Undang-Undang. Lembaga Legislatif di Indonesia yaitu MPR, DPR, dan DPD. Anggota MPR terdiri dari DPR dan DPD, yang sama-sama dipilih melalui proses pemilu.
Demokrasi memungkinkan terjadinya keterbukaan untuk check and balances. Setiap eksekutif berhak diawasi oleh legislatif. System di Indonesia mengharuskan tidak adanya oposisi,semuanya merujuk pada musyawarah dan mufakat. Maka didalam parlemen dibentuk komisi kerja.
Kegiatan NARATIF 4.0 terdiri atas rangkaian kegiatan yang dimulai dari sambutan dari Ketua Pelaksana NARATIF 4.0, Ketua DPM Politeknik STIA LAN Bandung, serta Direktur Politeknik STIA LAN Bandung, dilanjut pemaparan materi yang disertai sesi tanya-jawab dengan peserta, penyerahan sertifikat, sesi dokumentasi, lalu ditutup dengan penampilan dari guest star dari Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ).
| 137 ASN Pemkot Bandung Ketahuan di Luar Radius Saat WFH, Sanksi Potong TPP Menanti |
|
|---|
| Kepergok Kelayapan! 137 ASN Pemkot Bandung Terdeteksi di Luar Lokasi Saat WFH, TPP Terancam Dipotong |
|
|---|
| Bandung Zoo Mulai Jadi Rebutan! Farhan Ungkap 4 Lembaga Konservasi Siap Rebut Kursi Pengelola Baru |
|
|---|
| Teras Cihampelas Bandung Belum Dibongkar, Farhan Masih Usahakan Izin dari KPK |
|
|---|
| Bandung Rawan Pohon Tumbang saat Cuaca Ekstrem, Kini Pohon-pohon yang Rentan Tumbang Dicek |
|
|---|
