Kunjungan Paus Fransiskus

Jadwal Lengkap Kunjungan Paus Fransiskus di Indonesia, Hari Ketiga Bertemu Tokoh Agama di Istiglal

Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia akan diisi pertemuan penting mengenai perdamaian dunia bersama para tokoh agama di Masjid Istiqlal Jakarta

Editor: Adi Sasono
PHOTOVAT.com via Kompas.com
Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas beserta jajaran pimpinan bersalaman dengan Paus Fransiskus usai menyampaikan dokumen GP Ansor Declaration on Humanitarian Islam di Vatikan, Rabu (25/9/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Perdamaian dunia menjadi keprihatinan pemimpin Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus yang akan berkunjung ke Indonesia pada September 2024.

Dalam kunjungan itu, agenda menyuarakan perdamaian dunia akan dilakoni Paus Fransiskus dengan berpidato di pertemuan antaragama di Masjid Istiglal Jakarta pada Kamis, 5 September 2024, pukul 09.00 WIB.

Dalam siaran pers yang dikeluarkan Tahta Suci pada Jumat (5/7/2024) waktu Roma, dijelaskan kunjungan Paus Fransiskus akan dimulai pada 3 September 2024.

Paus Fransiskus yang merupakan paus ketiga--pertama Paus Santo Paulus VI, 3 Desember 1970; kedua Paus Santo Yohanes Paulus II, 8 - 12 Oktober 1989--yang mengunjungi Indonesia, akan meninggalkan Roma, Italia pada hari Senin (1/7) pukul 17.15 waktu Roma. Dan, akan tiba di Bandara Soekarno Hatta, pada hari Selasa (3/7), pukul 11.30.

Baca juga: Kunjungan Paus Fransiskus, Panitia Berseloroh Akan Siapkan Pecel Lele

Kunjungan resmi sebagai pemimpin tertinggi Katolik Roma dan Kepala Negara Takhta Suci akan dimulai hari Rabu (4/7). Hari itu, pukul 09.30, Paus asal Argentina ini akan tiba di Istana Merdeka, Jakarta. Dan, bertemu Presiden RI Joko Widado, pada pukul 10.00.

Setelah bertemu presiden, Paus dijadwalkan akan bertemu korps diplomatik, masyarakat sipil, tokoh masyarakat dan para pejabat, pada pukul 10.35. Pertemuan akan dilangsungkan di Istana Negara dan di sini Paus akan berpidado.

Dari Istana Negara, Paus pertama dari Ordo Serikat Yesus ini akan bertemu para anggota Serikat Yesus di Indonesia pada pukul 11.30 di Apostolic Nunciatura, Kedutaan Besar Vatikan.

Sorenya, pukul 16 30, Paus dijadwalkan bertemu para uskup, imam, diakon, biarawan-biarawati, seminaris dan katekis di Gereja Maria Diangkat ke Surga, Gereja Katedral, Jakarta.

Baca juga: Mengenang Kejutan PWKI untuk Paus Fransiskus, Ajak Menyanyi Bareng Lagu Che Sara

Masih di kompleks katedral, pukul 17.35, Paus akan bertemu kaum muda dari "Scholas Occurantes" di Youth Center Grha Pemuda.

Scholas Occurantes adalah organisasi internasional yang bergerak di lima benua melalui jaringan pendidikan ekstensif. Misinya adalah menciptakan "Culture of Encounter"; dengan menyatukan generasi muda dari berbagai latar belakang dalam pengalaman pendidikan yang menghasilkan pemahaman di seluruh dunia. Intinya, membangun persaudaraan.

Di Istiqlal
Pada hari ketiga di Indonesia, Kamis (5/7) paus yang berusia 87 tahun ini, akan menghadiri "interreligious meeting", pertemuan antara para tokoh agama di Masjid Istiqlal. Bagi paus yang pada 4 Februari 2019, bersama Imam Agung Masjid Al-Azhar Mesir Sheik Ahmed el-Tayeb menandatangani Dokumen Abu Dhabi (Document of Human Fraternity) ini, pertemuan di Masjid Istqlal tersebut sangat penting.

Dalam dokumen itu (Human Fraternity for World Peace and Living Together) kedua pemimpin agama itu menegaskan bahwa "kita semua bersaudara." Dokumen ini memiliki tujuan untuk membangun perdamaian di tengah maraknya intoleransi agama.

Paus mengatakan bahwa "Iman kepada Allah mempersatukan dan tidak memecah belah. Iman itu mendekatkan kita, kendatipun ada berbagai macam perbedaan, dan menjauhkan kita dari permusuhan serta kebencian."

Dokumen Abu Dhabi menjadi peta jalan yang sangat berharga untuk membangun perdamaian dan menciptakan hidup harmonis, rukun, di antara umat beragama. Maka itu, dokumen tersebut penting untuk disebar-luaskan. Dan, pertemuan di Masjid Istqlal nanti kiranya juga dalam semangat Dokumen Abu Dhabi.

Setelah menghadiri acara di Masjid Istiqlal, paus akan ke kantor KWI untuk bertemu dengan para penerima manfaat dari organisasi-organisasi amal di Indonesia.

Baca juga: Paus Fransiskus Penggemar Musik dan Penikmat Lukisan, Pernah Menyelinap ke Toko Musik Pakai Jubah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved