Guru Bandung Tewas Kecelakaan

Kecelakaan Maut Bu Guru, Jalan Raya Bandung-Sumedang Macet, Ekornya sampai Alun-alun Tanjungsari

Musibah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang, Minggu (30/6/2024). 

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Ravianto
kiki andriana/tribun jabar
Kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalur arteri Sumedang, Minggu (30/6/2024). Kemacetan ini imbas kecelakaan maut di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kepadatan arus lalu lintas terjadi di jalur arteri Sumedang, Minggu (30/6/2024). 

Kemacetan ini imbas kecelakaan maut bu guru tewas terlindas truk semen di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang.

Kemacetan sekitar 2 kilometer terjadi dari arah Bandung menuju Sumedang maupun arah sebaliknya. 

Kantor SAR Bandung mengerahkan satu tim rescue untuk mengevakuasi jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang, Minggu (30/6/2024).
Kantor SAR Bandung mengerahkan satu tim rescue untuk mengevakuasi jenazah korban kecelakaan maut di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang, Minggu (30/6/2024). (kiki andriana/tribun jabar)

Atit (65) sopirmobil angkutan umum jurusan Cileunyi-Sumedang yang terjebak macet itu. Ia mengaku kepadatan kendaraan sudah terjadi sejak kawasan Unpad Jatinangor. 

"Satu jam terjebak macet, kalau dari arah Cileunyi, macetnya itu dari Unpad sampai kesini (lokasi kejadian) " kata Atit kepada TribunJabar.id, di Hegarmanah. 

Senada dikatakan Fitriani, salah satu pengendara mobil yang melaju dari arah Sumedang menuju ke arah Bandung. Ia mengatakan, dia sudah terjebak macet selama satu jam lebih. 

"Lebih dari satu jam. Ekor kemacetan di kawasan Alun-alun Tanjungsari, kurang lebih 2 kilometer," katanya. 

Musibah kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Bandung-Sumedang, tepatnya di kawasan Hegarmanah, Jatinangor, Sumedang, Minggu (30/6/2024). 

Dalam peristiwa tabrakan itu, seorang penumpang sepeda motor Honda Beat berepat nomor D 2703 AEA hilang nyawa di lokasi kejadian setelah terlindas sebuah truk tronton bermuatan semen bernomor polisi E 9798 AC. 

Nama korban hilang nyawa itu adalah Susi Hadianti (46), seorang guru asal Binong Tengah RT03/02 , Kecamatan Batununggal, Kota Bandung. 

"Kejadiannya sekira pukul 10.00," kata Syifa Fauziah (33) warga setempat kepada TribunJabar.id.

Dalam kecelakaan ini, katanya, seorang perempuan yang dibonceng suaminya yang bernama Hendriyana Suryadarma (50), meninggal dunia setelah terlindas tronton.

"Suaminya selamat," katanya. (*)

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana 

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved