Sabtu, 25 April 2026

Ibadah Haji 2024

Kondisi Terkini Arab Saudi setelah Dihantam Cuaca Panas, Sore Ini Malah Diguyur Hujan Disertai Petir

Suara gemuruh petir terdengar di sejumlah kawasan utama yang sedang dikunjungi jemaah haji di kota suci ini.

Editor: Ravianto
Media Center Haji 2024
Hujan melanda Kota Makkah, Arab Saudi, Senin (17/6/2024). 

TRIBUNJABAR.ID, MAKKAH - Setelah suhu panas melanda, Arab Saudi diguyur hujan, Senin (17/6/2024) sore.

Pantauan Tribunnews.con, sekitar pukul 15.50 Waktu Arab Saudi (WAS) sejumlah kawasan di kota Makkah terpantau hujan.

Suara gemuruh petir terdengar di sejumlah kawasan utama yang sedang dikunjungi jemaah haji di kota suci ini.

Kawasan Masjidil Haram hingga Mina yang saat ini menjadi pusat kosentrasi jutaan jemaah haji di Makkah pun tak luputd dari siraman hujan.

Larangan Ke Jamarat karena Cuaca Ekstreem 

Sebelumnya, Kementerian Haji Arab Saudi mengeluarkan larangan ke Jamarat karena cuaca panas di Tanah Suci. Suhu setempat hingga 46 derajat celcius.

Kementerian Haji menugaskan keamanan di tenda-tenda untuk mencegah jemaah berangkat sebelum pukul 16.00.

"Pintu-pintu maktab juga saat ini sudah ditutup, dikunci dan akan dibuka kembali setelah pukul 16.00 WAS," kata Staf Khusus bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo, di Mina, Arab Saudi, Senin (17/6/2024).

Kebijakan ini mendasari Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mengeluarkan imbauan pada jemaah haji Indonesia untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 atau empat sore.

"Merujuk pada imbauan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, kami meminta jemaah untuk tidak melontar jumrah sebelum pukul 16.00 waktu Arab Saudi," kata Wibowo.

Ia mengungkapkan, imbauan ini dikeluarkan mengingat suhu yang tinggi serta untuk menghindari tekanan panas bagi jemaah.

"Di Mina saat ini suhunya mencapai 45 derajat. Ini harus jadi perhatian para jemaah untuk menghindari heatstroke," ungkap Wibowo.

"Karenanya, Kementerian Haji mencegah seluruh jemaah meninggalkan Jembatan Jamarat untuk jumroh (melempar batu) pada pukul 11.00 hingga 16.00 WAS," imbuhnya.

Jemaah Tanazul Juga Wajib Tak Keluar Hotel
PPIH juga mengimbau para jemaah yang saat ini melakukan tanazul di hotel sekitar jamarat, juga mengikuti imbauan tersebut.

"Jadi, siang ini jangan keluar hotel menuju jamarat dulu. Ikut jadwalnya dengan jemaah yang ada di Mina, agar lontar jumrahnya dilaksanakan setelah pukul 16.00 WAS. Jadi keluar dari hotelnya, ya sore saja," pesan Wibowo.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved