Jumat, 17 April 2026

Jaga Adat, Eman Suherman Membangun Identitas Majalengka melalui Budaya Sunda

TRIBUNJABAR.ID - Eman Suherman, Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, dikenal sebagai pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap pelestarian buda

Istimewa
Jaga Adat, Eman Suherman Membangun Identitas Majalengka melalui Budaya Sunda 

TRIBUNJABAR.ID - Eman Suherman, Sekretaris Daerah (Sekda) Majalengka, dikenal sebagai pemimpin yang memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya Sunda. Dedikasinya dalam melestarikan budaya lokal mendapatkan dukungan luas dari masyarakat, menjadikannya calon bupati yang populer untuk Pilkada 2024.

Kecintaan Eman terhadap budaya Sunda terlihat saat ia ikut serta dalam upacara adat Ngalaksa di Desa Cipasung, Lemahsugih, Majalengka. Kegiatan tersebut dibagikan Eman melalui akun Instagram pribadinya @eman_suherman15.

“Ruwat desa atau ngalaku buku taun desa merupakan salah satu tradisi masyarakat dan warisan leluhur yang dilestarikan secara turun temurun,” kata Eman.

Selain melestarikan budaya Sunda, Eman menyatakan bahwa kegiatan seperti Ngalaksa memiliki banyak manfaat lain. Kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan masyarakat.

“Di samping melestarikan tradisi leluhur, kegiatan seperti ngalaku buku taun desa juga dapat memupuk silaturahmi, kebersamaan dan kekompakan di lingkungan masyarakat,” jelasnya.

Eman merasa terhormat dengan pelaksanaan Ngalaksa di Desa Cipasung dan menekankan pentingnya melestarikan kegiatan ini untuk generasi mendatang. Ia menganggap kegiatan ini sebagai warisan budaya yang harus dijaga.

“Saya juga bersyukur dan merasa bangga, sekaligus menyampaikan apresiasi untuk pelaksanaan kegiatan ngalaku buku taun Desa Cipasung, Kecamatan Lemahsugih,” ucapnya.

Menurut Eman, Ngalaksa adalah salah satu upaya nyata dalam melestarikan budaya Sunda. Sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini harus terus dijaga agar menjadi nilai luhur budaya bangsa.

“Kegiatan ini merupakan pelestarian tradisi leluhur sebagai nilai luhur budaya bangsa,” tambahnya.

Ruwat Desa adalah upacara ritual sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkah dari bumi. Ngalaksa merupakan salah satu upacara adat Sunda yang membawa padi ke lumbung dan membuat laksa sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved