Keberadaan Anak Kembar Bu Polwan Pembakar Suami di Mojokerto Terkuak, Briptu FN Sempat Minta Maaf
Pasangan Briptu FN dan suaminya yang jadi korban tewas, Briptu RDW sendiri dikaruniai 3 anak.
TRIBUNJABAR.ID, MOJOKERTO - Kasus tragis bu Polwan di Mojokerto borgol dan bakar suaminya yang polisi menyisakan banyak fakta menarik.
Di antaranya adalah, dimana keberadaan anak kembar Briptu Fadhilatun Nikmah atau Briptu FN sang Polwan yang membakar suaminya itu.
Pasangan Briptu FN dan suaminya yang jadi korban tewas, Briptu RDW sendiri dikaruniai 3 anak.
Anak pertama berusia 2 tahun sementara dua anak lainnya adalah anak kembar yang masih berusia 4 bulan.
Ternyata, ketiga anak balita itu ikut bersama ibundanya.
Briptu FN juga masih bisa menyusui ketiga anaknya tersebut selama ditahan.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto mengatakan, tersangka memang telah ditahan di Mapolda Jatim, sejak resmi ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu (9/6/2024).
Namun, tersangka ditempatkan di Pusat Pelayanan Terpadu RS Bhayangkara Surabaya, agar dapat memenuhi kewajibannya memberikan air susu ibu (ASI) terhadap ketiga anaknya yang masih balita.
"Karena yang bersangkutan mengingat memiliki anak balita yang harus dirawat sehingga ada hal inklusif anak di situ sesuai aturan perundang-undangan."
Baca juga: Terungkap Alasan Gaji ke-13 Tinggal Rp 800 Ribu, Bu Polwan Bakar Suami, Polisi: untuk Judi Online
"Sehingga terhadap tersangka saat ini ditempatkan di pusat pelayanan terpadu RS Bhayangkara," ujarnya di depan Gedung Ditreskrimum Mapolda Jatim, Senin (10/6/2024).
Briptu FN Trauma Mendalam
Kombes Dirmanto menerangkan bahwa seusai melakukan aksinya membakar sang suami Briptu RDW, tersangka Briptu FN sempat menolong korban.
"(Korban-red) kemudian dibawa oleh tersangka atas nama FN ke RSUD. Jadi, FN ini juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menolong yang bersangkutan membawa ke rumah sakit dibantu oleh beberapa tetangga," kata Dirmanto, Minggu (9/6/2024) dikutip dari Tribunnews.com.
Dirmanto menyebut, Briptu FN juga sempat mengungkapkan penyesalannya dengan meminta maaf kepada korban.
"Sampai rumah sakit, FN juga minta maaf kepada sang suami atas perilakunya ini," ucap Dirmanto.
Saat ini, Briptu FN telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan intensif.
"Tersangka sedang terguncang dan mengalami trauma yang mendalam," kata Dirmanto.
Berdasarkan penyelidikan sementara, tersangka mengaku kesal karena korban diduga sering main judi online.
Dari pengakuan Briptu FN, suaminya Briptu RDW sering menghabiskan uang gaji yang harusnya untuk membiaya ketiga anaknya, tapi digunakan untuk judi online.
"Motif dari kejadian ini, bahwa saudara almarhum Briptu RDW sering menghabiskan uang belanja yang harusnya dipakai untuk membiayai hidup ketiga anaknya, ini dipakai untuk, mohon maaf, main judi online," kata Kombes Dirmanto.
Sebelum diduga dibakar, pasangan suami istri tersebut terlibat cekcok. Berawal ketika korban pulang dari tempatnya bekerja di Polres Jombang. Briptu FN lantas mengecek ATM milik Briptu RDW pada Sabtu (8/6) pukul 09.00 WIB.
Briptu FN mendapati isi rekening sang suami Briptu RDW dari gaji ke-13 yang seharusnya senilai Rp2.800.000 hanya tersisa Rp800.000.
Singkat cerita, Briptu FN kemudian memborgol tangan suaminya dan mengaitkannya ke tangga lipat di garasi. Tersangka juga menyiramkan bensin ke tubuh Briptu RDW.
Setelah itu, Briptu FN menyalakan korek dan membakar tisu yang dipegangnya. Nahas, api tersebut langsung menyambar tubuh suaminya yang sudah berlumur bensin.
Briptu RDW sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong karena mengalami luka bakar 96 persen dan meninggal dunia pada Minggu (9/6/2024) siang.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Terungkap Kondisi Polwan Briptu FN Usai Bakar Suaminya di Mojokerto, Pelaku Alami Trauma Mendalam, https://jatim.tribunnews.com/2024/06/10/terungkap-kondisi-polwan-briptu-fn-usai-bakar-suaminya-di-mojokerto-pelaku-alami-trauma-mendalam?page=all.
Sosok Roihan Kuli Angkut Pasir Berhasil Diterima Unesa, Guru Kompak Patungan Bayar Biaya Kuliah |
![]() |
---|
Sempat Viral Rela Tak Makan Demi Bayi, Yusuf Kini Dilaporkan atas Dugaan Bawa Kabur Motor dan Ponsel |
![]() |
---|
Masa Kecil Pilu Yusuf, Ayah Bayi yang Tinggal di Kolong Jembatan, Ditinggal Ayah saat Ibu Merantau |
![]() |
---|
Silaturahmi Berujung Duka, 1 Keluarga Tewas Tertimbun di Mojokerto, Mobilnya Disapu Longsor |
![]() |
---|
Viral Pemotor Tanpa Helm Nekad Masuk Tol Surabaya-Mojokerto, Bermanuver Lewati Kendaraan Roda Empat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.