Resmi Dilantik, FKD Majalengka Diminta Dongkrak Kualitas Lulusan Perguruan Tinggi
Sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi dilantik menjadi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Dosen (FKD) Majalengka.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Sejumlah dosen dari berbagai perguruan tinggi dilantik menjadi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Dosen (FKD) Majalengka.
Pelantikan DPD FKD Majalengka periode 2024 - 2029 tersebut berlangsung di Aula Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas) Majalengka, Jalan Siliwangi, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Kamaludin dipercaya untuk menahkodai DPD FKD Majalengka yang terdiri dari paea dosen di berbagai perguruan tinggi se-Kabupaten Majalengka.
Baca juga: KPU Majalengka Buka Pendaftaran Cabup-Cawabup Independen Mulai Besok, Ini Jadwal dan Syaratnya
Ia mengatakan, secara umum program kerja DPD FKD Majalengka bakal difokuskan dahulu di bidang administrasi untuk menerbitkan kartu tanda anggota (KTA) bagi para pengurus hingga anggota.
"Kami juga akan berfokus pada pengembangan karier dosen di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat," kata Ahmad Kamaludin saat ditemui usai pelantikan DPD FKD Majalengka di Instbunas Majalengka, Selasa (7/5/2024).
Sementara Dewan Penasehat DPW FKD Jawa Barat sekaligus Rektor Instbunas Majalengka, Sudibyo Budi Utomo, meminta DPD FKD Majalengka untuk mendongkrak kualitas lulusan perguruan tinggi di Majalengka.
Sebab, menurut dia, 38 pengurus DPD FKS Majalengka yang merupakan dosen di sejumlah perguruan tinggi ternama di Majalengka dari mulai YPIB, Unma, Yasika, STAI PUI Majalengka, Politeknik Mardira, dan lainnya.
Karenanya, pihaknya berharap, DPD FKD Majalengka mampu mendorong para mahasiswanya untuk meningkatkan kompetensinya melalui pembelajaran di dalam dan di luar kampus.
"Keberadaan FKD Majalengka harus berdampak positif pada dunia pendidikan perguruan tinggi, sehingga kualitas lulusannya harus meningkat untuk menghadapi tantangan ke depan," ujar Sudibyo Budi Utomo.
Ia menyampaikan, seluruh dosen se-Kabupaten Majalengka yang jumlahnya diperkirakan mencapai 300-an orang tersebut juga harus lebih profesional, dan menggali potensinya.
Pihaknya mengakui, jika tidak ada dosen yang profesional maka tidak akan ada mahasiswa yang berkualitas, sehingga FKD Majalengka harus mampu mendorong profesionalisme para dosen.
"Proses input dan output dari dosen maupun mahasiswa ini yang didorong untuk lebih ditingkatkan agar kualitas lulusan perguruan tinggi juga meningkat," kata Sudibyo Budi Utomo. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINIz
| Kampus Swasta di Bandung Bisa Jadi Pilihan Alternatif Camaba, Biaya Tetap hingga Refund 100 Persen |
|
|---|
| Daftar 10 PTN Akademik Paling Banyak Peminat SNBP 2026, UPI Paling Atas Lampaui UI |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Jalin Kerja Sama Strategis dengan APTISI Jawa Barat |
|
|---|
| Ketimpangan Guru Besar di Jabar dan Banten Masih Tinggi, ARS University Pasang Strategi |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Persiapkan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama di Perguruan Tinggi Jawa Barat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Prosesi-pelantikan-DPD-FKD-Majalengka-periode-2024-2029-di-Aula-Instbunas-Majalengka.jpg)