Selasa, 21 April 2026

Gempa di Garut

Dua Rumah dan Satu Ruang Kelas di Cimahi Rusak Terdampak Guncangan Dahsyat Gempa Garut

Tiga bangunan di wilayah Kota Cimahi rusak akibat terdampak gempa dahsyat berkekuatan 6,5 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer

istimewa/dok BPBD Kota Cimahi
Petugas BPBD KBB saat melakukan pengecekan ke rumah terdampak gempa. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Tiga bangunan di wilayah Kota Cimahi rusak akibat terdampak gempa bumi dahsyat berkekuatan 6,5 magnitudo dengan kedalaman 10 kilometer yang mengguncang Kabupaten Garut, Sabtu (27/4/2024) malam.

Berdasarkan data BPBD Kota Cimahi, tiga bangunan yang rusak terdampak gempa itu yakni satu ruangan kelas SMPN 11 Kota Cimahi yang berlokasi di Kampung Terobosan, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara.

Kemudian dua rumah warga di Kampung Rancaherang, Gang Karya Bakti, RT 5/10, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah dan Jalan Babakan Utama, RT 2/5, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan Kota Cimahi.

"Gempa di Garut berdampak ke Kota Cimahi, ada satu ruangan kelas sekolah dan dua rumah yang mengalami kerusakan," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Fitriandy Kurniawan saat ditemui di kantornya, Minggu (28/4/2024).

Baca juga: Cerita Warga Bandung Barat Rasakan Dahsyatnya Gempa Garut, Tembok Rumah Ambruk hingga Barang Pecah

Untuk satu ruangan kelas SMPN 11 Kota Cimahi yang terdampak gempa itu, kata Andy, masih masuk kategori rusak ringan karena hanya palfon yang ambruk dan ada beberapa kaca jendela yang mengalami kerusakan.

Ia mengatakan, untuk dua rumah di wilayah Kelurahan Cigugur dan Kelurahan Utama hanya mengalami kerusakan pada bagian atap dan rangkanya sehingga dua rumah tersebut juga masuk kategori rusak ringan.

"Untuk dua rumah yang rusak terdampak gempa itu ada kombinasi pelapukan, tapi masih layak huni. Namun, karena guncangan gempa cukup kencang dan lama jadi mengalami kerusakan," katanya.

Sementara untuk langkah-langkah yang diambil BPBD Kota Cimahi setelah terjadi gempa, pihaknya langsung melakukan assessment tanggap darurat terhadap sekolah dan dua rumah yang ada di tiga lokasi tersebut.

Dalam melakukan assessment itu, pihaknya melakukan penilaian terhadap kerusakan bangunan, sehingga apabila warga yang terdampak membutuhkan bantuan perabaikan akan segera diajukan ke dinas terkait.

"Nanti yang akan didrop itu material untuk perbaikan atap, logistik lapangan, dan sandang lapangan bagi semua warga yang terdampak gempa," ucap Fitriandy.

Namun pihaknya memastikan tidak sampai ada korban jiwa akibat kejadian ini dan warga yang terdampak pun tidak sampai mengungsi karena rumahnya masih bisa ditempati.

Baca juga: Usai Gempa Garut, KAI Daop 2 Bandung Cek Jalur untuk Pastikan Perjalanan Kereta Api Aman

"Terkait kejadian adanya dampak gempa ini, kami sudah membuat laporan ke BPBD Provinsi dan diteruskan ke pihak BNPB," katanya.

#TribunBreakingNews

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved