Sabtu, 11 April 2026

Gunung Ruang di Sulut Alami Erupsi, Ketinggian Kolom Capai 3 Kilometer

Gunung Ruang di Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengalami rangkaian erupsi pada Rabu (17/4/2024).

|
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
HUMAS PVMBG
Terpantau aktivitas vulkanik Gunung Ruang di Sulawesi Utara pada 17 April 2024 semakin meningkat, Badan Geologi PVMBG naikkan status menjadi awas 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gunung Ruang di Tagulandang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, mengalami rangkaian erupsi pada Rabu (17/4/2024).

Kekuatan erupsi Gunung Ruang semakin besar sehingga statusnya dinaikkan menjadi Awas (level IV) pada pukul 21.00 Wita.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan, mengatakan, status ini diberlakukan dengan radius rekomendasi 6 km dari puncak, serta dalam rangka menghindari tsunami awan panas, masyarakat di pantai barat Pulau Tagulandang diungsikan ke pantai timur dan sudah disampaikan kepada BPBD setempat.

"Info terkini, tidak ditemukan atau tidak ada tsunami dari akibat erupsi tadi malam," kata Hendra melalui ponsel, Kamis (18/4/2024) pagi.

Hendra mengatakan utamanya penduduk memilih tinggal di pulau sebelah gunung tersebut.

Terdapat dua perkampungan di pulau tersebut yaitu Kampung Limpatehe dan Pumpente, sekitar 10 km dari gunung tersebut. Sebanyak 838 orang tinggal di kedua perkampungan ini, mereka dinyatakan dalam kondisi aman.

Baca juga: Kekuatan Erupsi Gunung Ruang di Sulawesi Utara Meningkat, Bisa Timbulkan Tsunami, Warga Diungsikan

Hendra pun memerinci kronologis aktivitas Gunung Ruang tersebut.

Pada 16 April 2024 pukul 13.37 Wita teramati erupsi dengan intensitas lemah, warna asap putih tebal.

Erupsi eksplosif terjadi pada tanggal 16 April 2024 pukul 21.45 Wita dengan estimasi tinggi kolom erupsi mencapai 2.000 m dari puncak. 

Kemudian erupsi kembali terjadi pada tanggal 17 April 2024 pukul 01.08 Wita dengan ketinggian kolom erupsi diperkirakan mencapai 2.500 m dan disertai suara gemuruh serta dentuman. Erupsi kembali terjadi pada 17 April 2024
pukul 05.05 Wita dengan ketinggian kolom erupsi diperkirakan 1.800 m dari puncak.

Tanggal 17 April 2024 pukul 18.00 Wita terjadi erupsi dengan ketinggian mencapai 2.500 m dari puncak, dan kemudian pukul 20.15 Wita kembali terjadi erupsi eksplosif dengan tinggi kolom erupsi teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan tinggi sekitar 3.000 m di atas puncak yang disertai suara gemuruh dan gempa terasa di Pos PGA Ruang.

Pada periode 1-17 April 2024, kegempaan yang tercatat di Gunung Ruang sebanyak 1.439 kali gempa Vulkanik Dalam (VTA), 569 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 6 kali gempa Tektonik Lokal, dan 167 kali gempa Tektonik Jauh. Gempa Terasa tercatat 4 kali dengan skala I MMI. 

Pasca-kenaikan tingkat aktivitas menjadi Waspada (Level II) pada 16 April 2024 pukul 13.00 Wita, dan Siaga (Level III) pada 16 April 2024 pukul 16.00 Wita, aktivitas visual dan kegempaan menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Ketinggian kolom erupsi cenderung meningkat dengan material erupsi berupa abu disertai lontaran batuan pijar yang mencapai jarak sekitar 5 km di pulau Tagulandang.

Baca juga: Viral 105 Orang Gagal Mendaki Gunung Rinjani, Disebut Korban Open Trip, Ini Kronologi Lengkapnya

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved