Kasus DBD di Ciamis Kian Merebak pada Maret 2024, Total 355 Kasus, Ada Penderita yang Meninggal

Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Ciamis kian meningkat secara signifikan. Bahkan kabar terbaru ada satu orang lagi yang meninggal

Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Darajat Arianto
tribunjabar.id
Foto Ilustrasi. Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Ciamis kian meningkat secara signifikan pada Maret 2024 ini. 

6. Kemudian di Puskesmas Cikoneng ada total 17 kasus

7. Di Puskesmas Rancah ada 16 kasus DBD

8. Puskesmas Cipaku terdapat 14 kasus

9. Terakhir di Puskesmas Rajadesa ada 11 kasus

"Untuk golongan umur paling banyak dari rentang usia 15-44 tahun sebanyak 170 kasus. Kemudian lansia 85 kasus, lalu anak dan remaja usia 5-14 tahun sebanyak 60 kasus," imbuh Edis.

Edis meminta masyarakat agar bersiaga dalam mengantisipasi kasus kejadian luar biasa DBD, misalnya dengan melakukan pencegahan dan pengendalian serta memperkuat pelaksanaan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik (G1R1J).

"Hal itu setidaknya harus melibatkan segenap anggota keluarga untuk berperan menjadi juru pantau jumantik di masing-masing rumah," katanya.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Selain itu, masyarakat juga diharapkan meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk PSN 3M plus, dengan menguras, menutup dan mendaur ulang, kemudian hindari gigitan nyamuk baik di lingkungan kerja, sekolah, perkantoran maupun tempat umum. (*)

Baca juga: BREAKING NEWS: Ruang Perawatan Anak di RSUD Cibabat Penuh Imbas Banyak Pasien yang Terkena DBD

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved