Kamis, 16 April 2026

Bakal Ada Gerhana Matahari Total Menjelang Idulfitri 2024, Akankah Terlihat dari Indonesia?

Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), gerhana matahari total tersebut diprediksi akan terjadi pada Senin (8/4/2024).

Encyclopedia Britanica
Ilustrasi gerhana matahari - Beberapa hari sebelum Idulfitri 1445 H, akan terjadi gerhana matahari total. 

TRIBUNJABAR.ID - Beberapa hari sebelum Idulfitri 1445 H, akan terjadi gerhana matahari total.

Gerhana matahari total ini akan nampak di sebagian wilayah bumi.

Menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA), gerhana matahari total tersebut diprediksi akan terjadi pada Senin (8/4/2024).

Apakah gerhana matahari total tersebut akan terlihat dari wilayah Indonesia?

Baca juga: 2 Fenomena Alam Akan Terjadi pada 8 April, Selain Gerhana Matahari Total, Komet Setan Juga Melintas

Dilansir dari laman resmi NASA, gerhana matahari total akan dimulai di Samudra Pasifik Selatan dan apabila cuaca memungkinkan, gerhana akan melintasi beberapa wilayah di benua Amerika.

Gerhana Matahari total pertama kali akan melintas di Pantai Pasifik Meksiko, Amerika Selatan, sekitar pukul 11.07 waktu setempat.

Astronom amatir Indonesia, Muh. Ma'rufin Sudibyo mengatakan bahwa gerhana matahari tidak bisa dilihat di Indonesia, baik ditinjau dari zona penumbra maupun umbra.

Ma’rufin berpendapat, pada zona penumbra, yakni daerah yang melihat gerhana total, hanya mencakup Benua Amerika bagian tengah dan utara saja.

Selain wilayah Benua Amerika, ada pula sebagian kecil Benua Eropa seperti Inggris Raya yang akan mengalami gerhana matahari total.

Sementara itu, zona umbra, yaitu daerah yang melihat sebagian gerhana matahari, hanya mencakup wilayah dengan lebar maksimum 200 kilometer.

“Gerhana juga takkan terlihat di Indonesia karena terjadi saat tengah malam,” ungkap Ma’rufin saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/3/2024).

Adapun perkiraan gerhana matahari total akan terjadi pada 17.45-18.49 Coordinated Universal Time (UTC) atau pada pukul 00.45-01.49 WIB.

Ma’rufin mengatakan bahwa konfigurasi khas gerhana matahari memang hanya akan mencakup sebagian kecil dari wajah Bumi yang pada saat itu sedang mengalami siang hari.

“Hanya sebagian kecil wilayah Bumi yang merasakan gerhana karena kecilnya diameter fisik Bulan,” katanya.

Lebih lanjut, Ma’rufin menjelaskan, Indonesia juga tidak mengalami dampak langsung akibat gerhana.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved