Terjadi Longsor di Bogor, BPBD Minta Warga Waspada Hujan dan Angin Kencang di Utara Jabar
Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan terbaru, kejadian bencana longsor terjadi di Kabupaten Bogor.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Jawa Barat diminta untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada bencana hidrometeorologis seperti banjir, longsor, dan angin kencang. Hal ini berkaitan dengan musim hujan yang masih terjadi pada Maret ini.
Pranata Hubungan Masyarakat Ahli Muda BPBD Provinsi Jawa Barat Hadi Rahmat mengatakan terbaru, kejadian bencana longsor terjadi di Kabupaten Bogor, Senin (11/3/2024).
"Ada dua orang terdampak, info dari rekan-rekan BPBD Bogor, keduanya ditemukan dalam keadaan luka, tapi alhamdulillah selamat," kata Hadi melalui ponsel, Senin (11/3/2024).
Ia mengatakan lokasi kejadian di Kampung Baru, Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua. Korban luka atas nama Rizal (23) dan Doni, warga kecamatan setempat.
BPBD Provinsi jawa Barat berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bogor, dengan aparatur setempat, melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan.
Juga melakukan kaji cepat dan analisis di lokasi bencana, memberikan edukasi kebencanaan dan imbauan, melakukan evakuasi korban tertimbun longsoran.
"Kedua korban telah dievakuasi dengan keadaan selamat dan dilarikan ke rumah sakit RSPG Cisarua. Untuk saat ini longsoran belum diperbaiki dan butuh penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
BMKG pun menyatakan sejumlah daerah do Jabar berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, di antaranya di Kabupaten Subang di Ciasem, Sukasari, dan Tambakdahan, serta Kabupaten Karawang di Pangkalan dan Tegalwaru.
Potensi dampak dapat meluas ke wilayah Kabupaten Purwakarta di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Campaka, Jatiluhur, Pasawahan, Babakancikao, Bungursari, Cibatu, Sukasari, Pondoksalam. Juga Kabupaten Cirebon di Gunung Jati, Kapetakan, Klangenan, Arjawinangun, Panguragan, Ciwaringin, Susukan, Gegesik, Kaliwedi, Plered, Suranenggala, Jamblang.
Perluasan potensi juga di Kabupaten Majalengka di Kertajati, Jatitujuh, Ligung, di Kabupaten Sumedang yakni di Conggeang, Buahdua, Ujungjaya, serta Kabupaten Indramayu di Haurgeulis, Kroya, Gabuswetan, Cikedung, Lelea, Bangodua, Widasari, Kertasemaya, Krangkeng, Karangampel, Juntinyuat, Sliyeg, Jatibarang, Balongan, Indramayu, Sindang, Cantigi, Lohbener, Arahan, Losarang, Kandanghaur, Bongas, Anjatan, Sukra, Gantar, Trisi, Sukagumiwang, Kedokan Bunder, Pasekan, Tukdana, Patrol.
Di Kabupaten Subang, berpotensi terjadi di Subang, Kalijati, Pabuaran, Purwadadi, Pagaden, Binong, Pusakanagara, Pamanukan, Blanakan, Compreng, Patokbeusi, Cibogo, Cipunagara, Cipeunduey, Legonkulon, Cikaum, Dawuan, Pagaden Barat, Pusakajaya.
Di Kabupaten Karawang, perluasam dampak berpotensi di Karawang Barat, Telukjambe Timur, Ciampel, Klari, Rengasdengklok, Kutawaluya, Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Cibuaya, Pakisjaya, Cikampek, Jatisari, Cilamaya Wetan, Tirtamulya, Telagasari, Rawamerta, Lemahabang, Tempuran, Majalaya, Jayakerta, Cilamaya Kulon, Banyusari, Kota Baru, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Purwasari, Cilebar, dan sekitarnya. (*)
| Jalur Sukabumi–Sagaranten Lumpuh Total! Banjir dan Longsor Terjang Cijangkar, Warga Terjebak |
|
|---|
| Banjir Lumpur dan Longsor Tutup Jalan Provinsi di Sukabumi, Akses Terputus Total Malam Ini |
|
|---|
| Ono Surono Desak Rehabilitasi TPT Cadas Pangeran Sumedang: Keselamatan Warga Harus Jadi Prioritas |
|
|---|
| Ono Surono Takziah ke Rumah Korban Longsor di Sumedang, Minta Zona Rawan Bencana Jadi Perhatian |
|
|---|
| Jalur Sumedang-Subang Tertutup Longsor di Rancakalong, Petugas Terapkan Sistem Buka Tutup Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Sejumlah-petugas-memantau-kondisi-terkini-jalan-nasional-Majalengka.jpg)