Rabu, 22 April 2026

Gojek Somasi Pelaku Pencemaran Nama Baik Mitranya di Sumedang

Di dalam video tersebut juga menyiratkan ojek online memiliki tingkah pola yang urakan dan melontarkan serapah kasar di depan umum.

Editor: Siti Fatimah
istimewa
Buntut viralnya video rekayasa yang dibuat oleh konten kreator  Cherry Pratama di Sumedang beberapa waktu lalu, Gojek mengambil langkah tegas dengan memberikan somasi. Somasi tersebut mengharuskan Konten Kreator Cherry Pratama untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Mitra Driver Gojek serta mengklarifikasi video yang menyesatkan di hadapan publik.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Buntut viralnya video rekayasa yang dibuat oleh konten kreator  Cherry Pratama di Sumedang beberapa waktu lalu, Gojek mengambil langkah tegas dengan memberikan somasi. Somasi tersebut mengharuskan Konten Kreator Cherry Pratama untuk menyampaikan permohonan maaf kepada Mitra Driver Gojek serta mengklarifikasi video yang menyesatkan di hadapan publik. 

Cherry yang memiliki akun YouTube Esemde Project itu awalnya membuat video seolah-olah teman wanitanya mendapatkan perlakukan tidak senonoh dari ojek online yang lewat di sampingnya.

Di dalam video tersebut juga menyiratkan ojek online memiliki tingkah pola yang urakan dan melontarkan serapah kasar di depan umum.

Video tersebut telah memberikan stigma buruk bagi ojek online serta melukai harkat ojek online yang memang menjadikan pekerjaan ini menjadi nafkah bagi keluarganya.   

Akibat videonya tersebut, melalui bantuan pihak kepolisian, Cherry segera ditindak.

Ia pun memberikan klarifikasi soal video pelecehan yang disebut dilakukan oleh ojek online itu di Kantor Gojek Bandung Raya.

“Saya Cherry Pratama dan dua rekan saya di sini mau mengklarifikasi dan memohon maaf kepada Gojek Indonesia yang mana dalam video tersebut ada seorang wanita yang dilecehkan oleh driver ojek online itu tidak benar adanya. Video itu 100 persen rekayasa, Cherry juga meminta maaf kepada semua orang terutama driver ojek online dan pihak-pihak yang dirugikan atas video tersebut dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi," terang Cherry di akun youtubenya. 

Head of Corporate Affairs Goto Central & West Java, Guntur Arbiansyah  selaku juru bicara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Gojek) menyampaikan bahwa Gojek melalui tim kuasa hukumnya mengecam apa yang telah dilakukan saudara Cherry dan kedua rekannya sekaligus memberikan somasi kepada Cherry pratama dan tim yang terlibat di dalam pembuatan video tersebut.

Tindakan tegas Gojek untuk memberikan efek jera kepada pihak-pihak yang  baik dengan sengaja atau tidak sengaja membuat dan menyebarkan laporan atau informasi palsu “Gojek tidak mentolerir segala bentuk laporan/informasi palsu yang dapat berdampak negatif pada kepercayaan masyarakat terhadap layanan Gojek, serta mitra-mitra driver kami yang selama ini telah bekerja dengan jujur melayani masyarakat” 

Somasi ini Gojek lakukan sebagai langkah awal sebelum menempuh jalur hukum apabila somasi yang diberikan tidak mendapatkan tanggapan.

“Kami memberikan somasi kepada saudara Cherry Pratama dan rekannya yang terlibat untuk datang ke kantor kami di Bandung raya dan membuat video permintaan maaf pada 28 Februari kemarin, dan mengunggah video permintaan maaf itu ke akun sosial media miliknya agar dapat dilihat oleh para mitra driver Gojek kami yang merasa mendapatkan fitnah oleh video rekayasa yang saudara Cherry buat” tambah Guntur. 

Terpantau semalam (29 Februari 2024) yang bersangkutan tampaknya telah memenuhi permintaan di dalam soması Gojek tersebut.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram Cherry Pratama  dan kedua rekannya tampak menyesal saat membuat klarifikasi permintaan maaf kepada PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Gojek) dan juga mitra driver Gojek di Bandung Raya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved