Berita Viral

Viral Oknum Caleg di Lombok Diduga Ambil Lagi Bantuan Semen untuk Masjid, Perolehan Suara Sedikit

Tim sukses caleg PKS ini diduga langsung datang mengambil tiga sak semen dari 30 sak semen yang disumbangkan.

Dok.Istimewa
Diduga karena perolehan suaranya sedikit, oknum calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi NTB Dapil 7 Lombok Tengah, mengambil kembali bantuan semen masjid di Dusun Selebung 1, Desa Selebung, Lombok Tengah 

TRIBUNJABAR.ID, LOMBOK - Seorang oknum calon legislatif (caleg) mengambil kembali bantuan semen masjid.

Aksi ini diduga dilakukan karena perolehan suara sang oknum caleg hanya sedikit.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Selebung 1, Desa Selebung, Lombok Tengah.

oknum caleg tersebut merupakan caleg DPRD Provinsi NTB Dapil 7 Lombok Tengah.

Oknum caleg itu berinisial BSR dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Baca juga: Kades di Majalaya yang Diduga Kampanyekan Caleg, Pukul Warga usai Persidangan, Polisi: Pidana Baru

Sang oknum caleg kembali menarik bantuan semen pada Senin (19/2/2024) malam.

Aksi penarikan bantuan semen masjid ini viral di akun media sosial Facebook @Haries Haris. Live tersebut ditonton sebanyak 182 ribu lebih tayangan, 2.339 orang membagikan, dan 960 orang menyukai.

Tim sukses caleg PKS ini diduga langsung datang mengambil tiga sak semen dari 30 sak semen yang disumbangkan.

Mereka kemudian mengangkut tiga sak semen tersebut menggunakan mobil pikap di tengah puluhan warga yang menonton.

Berdasarkan pantauan Tribun Lombok, warga yang menonton membuat pengangkut semen tampak malu.

Warga tampak ribut dan kesal dengan aksi caleg tersebut yang dianggap tidak ikhlas memberikan bantuan ke masjid.

Akhirnya mereka hanya mengambil tiga semen dan selanjutnya direncanakan bakal diambil secara berangsur.

Kepala Desa Selebung Agus Kusuma Hadi yang dikonfirmasi menjelaskan, pihaknya membenarkan kejadian tim oknum caleg PKS yang menarik kembali bantuan berupa semen untuk masjid.

Agus mengungkapkan, semestinya untuk sumbangan ke masjid diberikan secara ikhlas.

"Namun kalau ada komitmen untuk saling pilih maka saya himbau kepada masyarakat agar tidak suka menjanjikan suara," jelas Agus Kusuma.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved