Senin, 8 Juni 2026

Ada Warga yang Rela Antre 3 Jam untuk Beli Beras Medium SPHP di Kiaracondong Kota Bandung

Warga Bandung bisa mendapat beras medium SPHP dengan harga Rp 10.600 per kilogram atau Rp 53 ribu per lima kilogram.

Tayang:
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar/Muhamad Nandri Prilatama
Antrean warga dalam operasi pasar untuk beras medium stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) di Kecamatan Kiaracondong dekat lapangan Radar Kiaracondong, Selasa (20/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Untuk menekan harga beras yang terus meningkat, Pemerintah Kota Bandung menggelar operasi pasar beras dan pasar murah di 30 kecamatan sampai 1 Maret 2024.

Warga Bandung bisa mendapat beras medium stabilisasi pasokan harga pangan (SPHP) dengan harga Rp 10.600 per kilogram atau Rp 53 ribu per lima kilogram.

"Saya antre sampai satu jam. Ini pembelian yang tahap dua. Yang pertama tadi anak saya sampai tiga jam antrenya," kata Nurhayati (52), warga Kiaracondong, Selasa (20/2/2024).

Nurhayati menambahkan, ia rela mengantre karena saat ini harga beras yang biasa dia komsumsi sangatlah mahal, terutama untuk kelas medium.

"Di warung sekarang sudah Rp16.000 sampai Rp 17.000 per kilogram. Kalau beli yang Rp 15.000, kualitasnya jelek, kurang layak," ujarnya.

Akibat tingginya antusiasme warga untuk membeli beras medium SPHP, tidak semua warga bisa mendapatkannya.

Disdagin Kota Bandung menyediakan 20 ton beras di Kecamatan Kiaracondong yang pembeliannya dibuka sejak pukul 07.00 WIB dan ludes pada pukul 12.00 WIB.

"Iya, saya datang kesiangan. Lihat antrean sudah panjang, katanya juga sudah habis," kata Dede (63), warga Jalan Atlas Kiaracondong.

Dede berharap penjualan beras murah SPHP bisa kembali digelar agar pembelian bisa merata.

"Kalau ada lagi, lebih baik dibagi per wilayah saja, biar nggak menumpuk," ucapnya.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengatakan, antrean warga di Kecamatan Kiaracondong yang akan membeli beras murah SPHP di kegiatan operasi pasar sudah dimulai pukul 06.00 WIB.

"Warga sudah antre sejak pukul 06.00 WIB. Ini penjualan 10 ton kedua. Sepuluh ton pertama sudah habis," katanya.

Untuk pembelian beras SPHP seharga Rp 53.000 per satu kantong isi lima kilogram, hanya boleh dibeli satu kantong saja per KTP agar bisa dinikmati lebih banyak masyarakat.

Disdagin dan Bulog, lanjut Meiwan, menyediakan 10 ton beras untuk satu kecamatan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved