Sabtu, 25 April 2026

Kata Jokowi soal Pertemuannya dengan Surya Paloh, ''Pertemuan Politik Biasa''

Presiden Joko Widodo menyebut pertemuannya dengan Ketua Umum Partai NasDem,Surya Paloh, merupakan pertemuan politik biasa.

Editor: Giri
Tribunnews/Irwan Rismawan
Presiden Joko Widodo dan Surya Paloh. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menyebut pertemuannya dengan Ketua Umum Partai NasDem,Surya Paloh, merupakan pertemuan politik biasa.

Keduanya terlibat dalam pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (18/2/2024) malam.

Mengenai pertemuan itu, Jokowi menjelaskan saat ditemui setelah meresmikan Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RS PPN) Panglima Besar Soedirman dan 20 Rumah Sakit TNI, di RSPPN, Jalan RC Veteran Raya, Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (19/2/2024).

"Ya pertemuan politik biasa. Bicara masalah politik juga biasa," kata Jokowi, Senin.

Dia menuturkan, pertemuan itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan di Tanah Air.

Dia pun tidak ambil pusing terkait pihak mana yang meminta pertemuan itu terlebih dahulu, baik pihak Istana maupun Partai NasDem.

"Saya kira dua-duanya enggak perlu lah siapa yang undang. Enggak perlu. Yang paling penting memang ada pertemuan dan itu akan sangat bermanfaat bagi perpolitikan kita, bagi negara kita," jelas Jokowi.

Baca juga: Makna Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh di Tengah Suara Anies Kalah dari Prabowo, Kata Pengamat

Sebelumnya, Koordinator Staf Khusus (Stafsus) Presiden, Ari Dwipayana, mengatakan, Surya Paloh yang meminta ada pertemuan itu.

"Sebelumnya, Bapak Surya Paloh menyampaikan permohonan untuk menghadap Bapak Presiden," kata Ari saat dihubungi Kompas.com, Minggu.

Presiden Jokowi kemudian merespons permohonan untuk bertemu yang disampaikan Surya Paloh.

"Sebagai tanggapan atas permohonan tersebut, Bapak Presiden mengalokasikan waktu untuk menerima Bapak Surya Paloh, malam hari tadi di Istana Merdeka," kata Ari.

Namun menurut Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem, Hermawi Taslim, pertemuan tersebut terjadi atas undangan Jokowi. Ia menampik pernyataan Ari Dwipayana yang menyatakan pertemuan terlaksana atas permintaan Surya Paloh.

“Hal ini sekaligus meluruskan informasi bahwa Surya Paloh meminta waktu bertemu dengan Presiden Jokowi,” ucap Hermawi dalam keterangannya, Senin (19/2/2024).

Baca juga: "Negeriku Tambah Lucu" Reaksi Iwan Fals saat Komeng Jadi Caleg DPD RI dan Raih Suara Tertinggi

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, mengatakan, pertemuan keduanya merupakan hal yang biasa karena NasDem masih menjadi bagian dari koalisi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Pertemuan itu bisa kita lihat pada perspektif bahwa Pak Jokowi dan Pak Surya itu dalam bagian koalisi Pak Jokowi 2019. Apa yang pernah saya dan Pak Surya sampaikan sebelumnya, bahwa komitmen-komitmen NasDem akan mengawal pemerintahan sampai 2024,” papar Ali.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved