Sabtu, 16 Mei 2026

Dalam 1,5 Bulan Terakhir Ini Perum Bulog Telah Mengimpor 507 Ribu Ton Beras

impor beras ini dilakukan Bulog untuk memenuhi kebutuhan dan stabilisasi harga komoditas pangan di dalam negeri

Tayang:
Editor: Adityas Annas Azhari
Tribun Jabar/ Nazmi Abdurrahman
Ratusan warga Kecamatan Buahbatu, rela antre berpanas-panasan untuk membeli beras Bulog di Pasar Murah, Senin (19/2/2024).Warga berdatangan untuk membeli satu paket beras medium seberat 5kg seharga Rp 53 ribu. 

TRIBUNJABAR. ID, JAKARTA - Sejak Awal Januari 2024 hingga hari Minggu (18/2/2024) Perum Bulog telah mengimpor 507 ribu ton beras ke Indonesia

Hal ini merupakan pelaksanaan tugas Perum Bulog yang mendapat penugasan dari pemerintah untuk mengimpor beras pada 2024 sebanyak 2,5 juta ton.

Sebanyak 500 ribu ton lebih beras yang diimpior tersebut merupakan penugasan lanjutan dari tahun 2023. Sisanya 2 juta merupakan penugasan impor khusus tahun 2024.

Pedagang beras di Pasar Kosambi, Bandung, Andri, menunjukkan kualitas beras medium yang menurun, Senin (12/2/2024).
Pedagang beras di Pasar Kosambi, Bandung, Andri, menunjukkan kualitas beras medium yang menurun, Senin (12/2/2024). (Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati)

"Dari penugasan tahun 2024 ini sudah kami realisaikan kedatangan Januari-Februari 507.000 ton," kata Kadiv Pengadaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Perum Bulog, Cahyaningtiyas Rispinatri dalam Rakor Pengandalian Inflasi di Jakarta, Senin (19/2/2024).

Menurutnya, impor beras ini dilakukan Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan dan stabilisasi harga komoditas pangan di dalam negeri.

Baca juga: Ribuan Warga Kota Bandung Rela Antre demi Beras RP 10.600 Per Kilogram, Ada di Tiga Titik

Perum Bulog juga mengakui saat ini tidak dapat menyerap beras lokal karena harga gabah sudah di atas Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

"Pengadaan dari dalam negeri sudah tidak mungkin kami akses karena harga gabah dan beras tinggi, jadi memang pengadaan luar negeri jadi opsi," ujarnya.

Baca juga: Harga Beras Melonjak Tinggi Bikin Pusing Emak-emak di Pangandaran, Pemkab Klaim Kebutuhan Tercukupi

Untuk mempercepat pengadaan, Bulog juga memperluas kawasan bongkar muat beras impor di berbagai pelabuhan.

Beberapa di antaranya adalah Tanjung Priok, Merak, Cigading, Patimban, Tanjung Mas, Tanjung Wangi, Tanjung Perak, Tanjung Tembaga, Kijing, Tenau, Dumai, Bitung, Teluk Banyur, Palembang, Belawan, Makassar dan Pantoloan. (*)

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved