5 PRT yang Kabur di Jaktim karena Diduga Disiksa Sudah di Rumah Aman, Majikan Dipanggil Polisi

5 PRT yang sempat menggegerkan karena kabur dari rumah majikan di Jakarta Timur kini sudah berada di rumah aman.

Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
Pixabay.com
Ilustrasi penganiayaan---5 PRT yang sempat menggegerkan karena kabur dari rumah majikan di Jakarta Timur kini sudah berada di rumah aman. 

TRIBUNJABAR.ID - Lima Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang sempat menggegerkan karena kabur dari rumah majikan di Jakarta Timur kini sudah berada di rumah aman.

Kelima PRT itu kabur dari rumah majikannya dengan cara memanjat pagar diduga karena mendapatkan penyiksaan.

Bahkan, mereka mengaku majikannya pernah menyetrika tubuhnya, menyuruh bekerja di luar batas waktu normal, hingga tidak membayar gaji.

Setelah dibawa oleh warga setempat ke kantor polisi, kelima PRT tersebut kini sudah berada di rumah maan.

Kanit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Sri Yatmini mengatakan, korban akan mendapatkan pendampingan untuk pemulihan lebih lanjut.

"Anak-anak korban sudah di rumah aman," ujar Sri, dikutip dari TribunJakarta.com, Kamis (15/2/2024).

"Kami sudah kerjasama dengan kementerian dan lembaga-lembaga lainnya untuk melindungi korban," tambahnya.

AKP Sri Yatmini berharap, kondisi para korban ini bisa segera pilih dari luka fisik maupun psikis.

Ia mengungkapkan, korban mengalami luka kekerasan fisik hingga trauma sehingga mereka mendapatkan pendampingan dari psikolog.

Baca juga: Geger 5 PRT di Jaktim Kabur Panjat Pagar Diduga Disiksa Majikan, Tubuh Disetrika hingga Tak Diupah

"Korban sudah mendapatkan perawatan kesehatan. Kemarin kan sempat kena beling, paku, kawat berduri karena dia lompat (saat kabur dari rumah majikannya)," ujarnya.

Sementara itu, terkait penanganan kasus dugaan penyiksaan ini, Sri menuturkan pihaknya sudah mendatangi rumah tempat para korban bekerja.

Pihaknya melakukan penyelidikan di rumah tersebut serta memasang garis polisi.

Dalam waktu dekat, penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur juga akan memanggil majikan kelima korban untuk dimintai keterangan.

"Masih proses penyelidikan," tuturnya

Kronologi Kejadian

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved