Arti Silent Majority, Istilah Disinggung Ridwan Kamil Soal Pemilu 2024, Ini Sejarah dan Ciri-cirinya
Belakangan ini istilah Silent Majority menjadi topik perbincangan dan digunakan di media sosial, sempat disinggung Ridwan Kamil dalam Pemilu 2024
TRIBUNJABAR.ID - Belakangan ini istilah Silent Majority menjadi topik perbincangan dan digunakan di media sosial.
Istilah ini sempat disinggung oleh Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan Ridwan Kamil.
Silent Majority merupakan istilah bahasa Inggris yang belakangan kerap digunakan di media sosial.
Istilah Silent Majority merupakan lawan dari vocal minority.
Baca juga: Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih Relawan dan Silent Majority di Jabar Menangkan Prabowo-Gibran
Lantas, apa arti Silent Majority ?
Pesta demokrasi Pemilu 2024 sudah selesai digelar pada Rabu, 14 Februari 2024.
Pada momen tersebut, beredar isilah "Silent Majority" yang sempat disampaikan oleh Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.
Menurut dia, Silent Majority akan bergerak jika tekanan dan ketidakadilan terus terjadi.
Lalu, apa arti dari istilah "Silent Majority"?
Dilansir dari buku Kamus Oxford, Silent Majority adalah sekelompok besar orang di suatu negara yang tidak menyatakan pendapat tentang sesuatu atau tidak mengungkapkan pendapatnya secara terbuka.
Dalam Bahasa Indonesia, Silent Majority dikenal sebagai mayoritas yang diam.
Selain itu, Silent Majority juga berarti suatu kelompok atau masyarakat yang tidak secara aktif berpartisipasi dalam perdebatan atau demonstasi, namun memiliki pendapat atau sikap yang serupa.
Meskipun mereka tidak terlalu vokal, mereka dianggap sebagai kekuatan meyoritas yang mendasari suatu posisi atau pandangan.
Adapun istilah ini biasa digunakan dalam politik untuk merujuk kepada massa yang tidak terwakili dalam media atau arena politik yang aktif.
Sejarah singkat penggunaan Silent Majority
| Muncul di Lebaran 2026, Ridwan Kamil Maafkan dan Doakan Pembuat Konten Hoaks |
|
|---|
| Gambar Wajah RK di Depok Dibongkar, DPRD Jabar: Lebih Penting Bekerja Nyata di Tengah Masyarakat |
|
|---|
| Beredar Curhatan Zahra Usai Ridwan Kamil Cerai dari Ibunya, Singgung Masih Butuh Sosok Ayah |
|
|---|
| Dulu Megah Kini Jadi 'Artefak', Proyek Mercusuar Ridwan Kamil di Sumedang Dikritik: Itu Duit Rakyat |
|
|---|
| Bupati Bantah Gedung-gedung Peninggalan Ridwan Kamil di Sumedang Terbengkalai |
|
|---|