Kamis, 16 April 2026

Kampanye Pilpres 2024

Mahfud MD Setuju Penerapan Hukuman Mati untuk Para Koruptor

Mahfud MD menilai, Jaksa juga enggan untuk menjatuhkan hukuman tersebut terhadap para koruptor.

Editor: Ravianto
gita irawan/tribunnews
Momen Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD berpamitan dengan pejabat dan pegawai Kemenko Polhukam RI di kantor Kemenko Polhukam Ri Jakarta Pusat pada Jumat (2/2/2024). Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengaku setuju Indonesia menerapkan hukuman mati untuk para koruptor. 

Laporan wartawan Tribunnews, Ibriza Fasti Ifhami

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Cawapres nomor urut 3, Mahfud MD mengaku setuju Indonesia menerapkan hukuman mati untuk para koruptor.

Hal tersebut disampaikan Mahfud, saat seorang warga menantangnya jika terpilih menjadi Wakil Presiden di 2024 nanti, untuk menerapkan hukuman itu.

"Cina juga menjadi referensi kita dan saya selalu mengatakan saya setuju koruptor itu dijatuhi hukuman mati," kata Mahfud, dalam acara Tabrak Prof di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Rabu (7/2/2024).

Eks Menko Polhukam itu menjelaskan ketentuan Undang-Undang yang berlaku saat ini bisa saja menerapkan hukuman mati bagi koruptor.

Namun, katanya, hal itu bisa berlaku dengan syarat, yakni dalam keadaan krisis.

Meski demikian, Mahfud menuturkan, makna krisis itu sendiri tidak dijelaskan secara rinci dalam undang-undang.

Sementara itu, ia menilai, Jaksa juga enggan untuk menjatuhkan hukuman tersebut terhadap para koruptor.

"Oleh sebab itu, ada dua masalah sekarang, satu kalo kita memberlakukan hukuman mati, korupsi misalnya, yang dalam jumlah tertentu bisa diancam hukuman mati meskipun tidak dalam keadaan krisis, itu coret aja krisisnya," ungkap Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud mengatakan, ada potensi keputusan di pengadilan dapat diubah menjadi hukuman seumur hidup.

Yakni, jika dalam 10 tahun selama dijatuhi hukuman mati tersebut belum juga dilaksanakan eksekusi dan koruptor itu berkelakuan baik.

"Nah ini juga hukum yang ada sekarang, tapi mari semuanya kita tata ke depan, pokoknya kita harus berantas korupsi ini sampe ke akar-akarnya," tutur cawapres nomor urut 3 itu.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved