Longsor Hantui Wisatawan yang Mau ke Lembang dan Cisarua, ke Dusun Bambu Sebaiknya Lewat Cihanjuang
Penyebab longsor itu kemungkinan akibat saluran air rembes, jadi tanahnya menjadi labil
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ravianto
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Wisatawan yang hendak berwisata ke objek wisata Lembang dan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada libur panjang pekan ini harus waspada ketika melewati Jalan Kolonel Masturi.
Pasalnya, ruas jalan Kolonel Masturi tepatnya di wilayah Kecamatan Parongpong yang sempat tertimbun longsor masih berpotensi terjadi longsor susulan, terutama saat hujan deras karena kondisi tanah tebing masih labil.
Plt Kepala Pelaksana BPBD KBB, Asep Sehabudin mengatakan, pada momen libur panjang mulai Kamis hingga Minggu, wisatawan lebih tidak melintasi jalur rawan longsor terutama ruas Jalan Kolonel Masturi.
"Lebih baik ke jalur Cihanjuang-Parongpong, atau yang akan ke Dusun Bambu lewat Cisarua, tidak ke jalur Parongpong karena jika kondisinya curah hujan tinggi, longsor susulan bisa terjadi," ujarnya saat dihubungi, Rabu (7/2/2024).
Selama momen libur panjang pekan ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polsek Cisarua dan Dishub Bandung Barat untuk memberikan imbauan kepada pengemudi bus supaya tidak melintasi lokasi longsor.
"Secara badan jalan gak ada masalah, cuma ada tebing yang dikhawatirkan (longsor lagi). Jadi kita mewaspadai, dan mengingatkan kepada wisatawan tidak melintasi jalur, berjaga-jaga curah hujan tinggi," kata Asep.
Sedangkan untuk penanganan tebing yang longsor itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat karena ruas jalan Kolonel Masturi itu statusnya milik Pemprov Jabar.
"Sudah dikoordinasikan bagiamana penanganannya agar tidak terjadi longsor susulan, jadi saat ini sedang dikaji. Tapi kami sudah mengusulkan agar segara ditangani," ucapnya.
Sebelum ada penanganan lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat dan pengendara lebih waspada ketika melintas di titik longsor terutama saat turun hujan deras karena masih berpotensi terjadi longsor susulan.
"Penyebabnya longsor itu kemungkinan akibat saluran air rembes, jadi tanahnya menjadi labil. Sehingga kami mengimbau masyarakat harus lebih waspada," ujar Asep.(*)
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
| Babak Baru Pedagang Lembang yang Ditertibkan Dedi Mulyadi, Uang Kompensasi dan Modal Segera Cair |
|
|---|
| BREAKING NEWS Lansia yang Tertimbun Longsor Mekar Rahayu Sumedang Akhirnya Ditemukan |
|
|---|
| SAR Kerahkan Mobil Offroad Tarik Bonggol Bambu Raksasa di Longsor Sumedang, Cari Lansia Tertimbun |
|
|---|
| Cegah Longsor Berulang, BPBD Sumedang Berharap Pemerintah Pusat Bangun TPT di Cadas Pangeran |
|
|---|
| Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui, BPBD Sumedang Minta Pengendara Waspada Saat Hujan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/longsor-di-Jalan-Kolonel-Masturi-Parongpong-Kabupaten-Bandung-Barat.jpg)