Senin, 8 Juni 2026

Berita Viral

VIRAL Penjual Sapi Dikerubuti Orang Diduga Blantik, Diintimidasi, Pipi Ditempeli Kepalan Tangan

Sebuah video penjual sapi diintimidasi agar menjual sapi harga murah oleh bapak-bapak diduga makelar, viral di media sosial tuai kecaman dari warganet

Tayang:
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Ravianto
Kolase Instagram
Viral, Penjual Sapi Diintimidasi Bapak-bapak Diduga Makelar Nawar Sapi Harga Murah, Tuai Kecaman 

TRIBUNJABAR.ID - Sebuah video penjual sapi diintimidasi agar menjual sapi harga murah oleh bapak-bapak diduga makelar, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar malangnya penjual sapi itu seperti dikeroyok beberapa bapak-bapak yang menawar harga sapi.

Bahkan ia mendapatkan perlakuan tak pantas baju ditarik hingga nyaris dipukul.

Sontak, kini video penjual sapi diintimidasi bapak-bapak diduga makelar atau blantik itu menuai kecaman dari warganet. Blantik sendiri merupakan jasa perantara di pasar hewan yang masih tradisional. Blantik menjadi perantara antara penjual dan pembeli hewan.

Baca juga: Viral, Guru Seni Ngajar Main Gitar Dikomentari Netizen Nyinyir Mending Ngaji, Warganet Bereaksi

Video tersebut viral dibagikan akun Instagram @isrocuey.official, dikutip Tribunjabar.id, Senin (5/2/2024).

Dalam video tersebut memperlihatkan kerumunan bapak-bapak.

Mereka terlihat berada di pasar yang menjajakan sapi.

Namun, suasana kerumunan bapak-bapak tersebut terlihat tegang.

Salah satu pria diduga penjual sapi bajunya ditarik.

Pria diduga penjual sapi itu ditarik bajunya hingga mendapatkan perlakuan tak mengenakkan.

Bapak-bapak yang menarik baju penjual sapi itu terdengar menanyakan berapa harga sapi yang dijual.

“Berapa, berapa hah,” tanya bapak-bapak diduga pembeli.

Tak sampai di sana, seorang bapak-bapak lainnya ikut menarik baju penjual sapi tersebut.

Bahkan terlihat bapak-bapak yang diduga makelar itu nyaris memukul wajah sang penjual sapi.

Sementara itu penjual sapi itu terlihat tampak pasrah.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved